Iklan PT Indako Trading Coy Iklan PT Indako Trading Coy
Senin, Juni 8, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan PT Indako Trading Coy
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Berita Utama SeputarSumut
Beranda Ekonomi

Antisipasi Kenaikan Harga Beras, KPPU Kanwil I Diskusi Bersama Perpadi Sumut

Oleh Redaksi 15
Jumat, 11 Agustus 2023
Foto: Kepala KPPU Kantor Wilayah I Medan Ridho Pamungkas didampingi Kepala Bidang Kajian Advokasi Shobi Kurnia melakukan diskusi dengan Persatuan Pengusaha Penggilingan Beras dan Padi (Perpadi) Sumatera Utara (Sumut).(Dok:KPPU Kanwil I)

Kepala KPPU Kantor Wilayah I Medan Ridho Pamungkas didampingi Kepala Bidang Kajian Advokasi Shobi Kurnia melakukan diskusi dengan Persatuan Pengusaha Penggilingan Beras dan Padi (Perpadi) Sumatera Utara (Sumut).(Dok:KPPU Kanwil I)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar-Medan | Mengantisipasi harga beras yang mulai mengalami kenaikan, serta menggali potensi permasalahan persaingan tidak sehat dalam distribusi beras yang dapat berimbas pada terjadinya kenaikan harga, Kepala KPPU Kantor Wilayah I Medan Ridho Pamungkas didampingi Kepala Bidang Kajian Advokasi Shobi Kurnia melakukan diskusi dengan Persatuan Pengusaha Penggilingan Beras dan Padi (Perpadi) Sumatera Utara (Sumut), bertempat di Kantor Sekretariat Perpadi Sumut. Kehadiran KPPU diterima langsung oleh Ketua beserta pengurus Perpadi Sumut.

Ridho mengawali diskusi dengan membuka persoalan fenomena kenaikan harga beras yang dimulai sejak Agustus 2022 sampai dengan saat ini. Jika diperbandingkan Agustus 2022 dengan Juli 2023, untuk beras medium terdapat kenaikan sebesar 1.600-an rupiah per kg. Selain itu harga beras untuk Sumut juga selalu diatas HET, dimana untuk medium HET dipatok 11.500, sementara di pasar sudah diatas 12.500 per kg.

Berita Ekonomi: Antisipasi Kenaikan Harga Beras, KPPU Kanwil I Diskusi Bersama Perpadi Sumut

Iklan PT Indako Trading Coy Iklan PT Indako Trading Coy Iklan PT Indako Trading Coy

”Data lain di tahun 2022 juga menyebutkan bahwa jumlah produksi padi dan beras di Sumut mengalami kenaikan di tahun 2022 dan realisasi penyaluran Cadangan Beras Pemerintah di Sumut juga mengalami lonjakan sejak Agustus 2022, namun harga tidak beranjak turun. Jangan-jangan ada spekulan yang bermain?” tanya Ridho.

Menanggapi hal tersebut, kata Ketua Perpadi Sumut Ardhi Kusno menjelaskan bahwa komoditi beras cukup rentan terhadap isu. “Misalnya beredar informasi India stop ekspor beras karena untuk mencukupi kebutuhan dalam negerinya, maka baru para spekulan sudah menaikkan harga. Atau sebaliknya beredar isu bahwa pemerintah akan mengimpor beras dari luar negeri, maka para pengepul akan menekan harga gabah di tingkat petani, padahal harga di tingkat konsumen tidak turun” ujarnya.

Sementara Eryadi, selaku Sekretaris Perpadi menambahkan bahwa saat ini banyak penggilingan padi skala menengah dan kecil yang bangkrut karena kalah bersaing dengan penggilingan besar.

Berita Terkait

Volume Penumpang Stasiun Mambang Muda Mei 2026 Melonjak Hubungkan Labuhanbatu Utara ke Berbagai Kota

KPPU Perkuat Kerja Sama dengan Universitas Darma Agung untuk Edukasi Persaingan Usaha Sehat di Kalangan Akademisi

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

”Penggilingan besar berani membeli Gabah Kering Panen (GKP) dengan harga di atas harga pasar. Mereka berani karena memiliki Dryer dan mesin penggilingan yang efisien, sehingga masih untung ketika menjual beras. Namun harga pembelian gabah yang tinggi tidak dinikmati petani langsung karena ada pengepul yang dapat menekan harga ke petani” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Ridho Pamungkas membenarkan bahwa konsentrasi pasar penggilingan padi di Sumut semakin tinggi, dimana tercatat hanya ada 34 penggilingan padi besar yang beroperasi, sehingga berpotensi mempengaruhi harga.

“Untuk itu KPPU mengawasi perilaku pelaku usaha agar jangan sampai ada kesepekatan antara penggilingan padi besar dalam mengatur produksi dalam rangka menentukan harga gabah dan beras”, pungkas Ridho.(Siong)

Tags: KPPU
Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Pertamina Patra Niaga Gelar Transplantasi Terumbu Karang Guna Jaga Ekosistem Laut Pulau Pasumpahan
  • Rusa Taman Sriwedari Solo Viral Makan Sampah Pemkot Siapkan Penangkaran Khusus
  • Pemko Medan Dukung Ajang Lari Lingkungan Run For Garbage 2026 di Lapangan Merdeka
  • Volume Penumpang Stasiun Mambang Muda Mei 2026 Melonjak Hubungkan Labuhanbatu Utara ke Berbagai Kota
  • Iran Luncurkan Tujuh Rudal Balistik ke Bahrain dan Kuwait Targetkan Pangkalan Militer Amerika Serikat
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan

@ 2020 SeputarSumut.com

Situs web ini menggunakan cookie. Dengan terus menggunakan situs web ini, Anda memberikan persetujuan terhadap penggunaan cookie. Kunjungi Kebijakan Privasi dan Cookie kami.