Jakarta, SeputarSumut — Tiket perempatfinal Liga Champions musim ini resmi digenggam oleh Arsenal setelah mereka tampil dominan di hadapan pendukung sendiri. Skuad asuhan Mikel Arteta tersebut sukses mengandaskan perlawanan Bayer Leverkusen dengan skor meyakinkan 2-0, yang sekaligus mengubah agregat menjadi 3-1 untuk keunggulan tim asal London Utara tersebut.
Stadion Emirates menjadi saksi bisu pertarungan leg kedua babak 16 besar yang berlangsung pada Rabu (18/3/2026) dini hari WIB. Setelah sebelumnya bermain imbang 1-1 pada pertemuan pertama di Jerman, The Gunners langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit pertama dibunyikan guna mengamankan langkah mereka ke fase berikutnya.
Update Olahraga: Arsenal Melaju ke Perempatfinal Liga Champions Usai Tekuk Bayer Leverkusen
Dominasi tuan rumah sudah terlihat sejak awal laga melalui tekanan bertubi-tubi yang dilancarkan ke barisan pertahanan lawan. Kebuntuan akhirnya pecah di babak pertama lewat aksi spektakuler Eberechi Eze yang berhasil menaklukkan kiper Janis Blaswich, sosok yang sebenarnya sempat tampil gemilang dengan mementahkan sejumlah peluang emas Arsenal sebelumnya.
Memasuki babak kedua, penyelesaian akhir yang klinis kembali diperagakan oleh Meriam London untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Kali ini giliran Declan Rice yang mencatatkan namanya di papan skor melalui sepakan terarah ke sudut kanan gawang yang membuat Blaswich tak berdaya menghalau bola.
Hingga wasit meniup peluit panjang, skor dua gol tanpa balas tersebut tetap tidak berubah dan memastikan Arsenal melaju ke babak delapan besar. Di fase selanjutnya, raksasa Inggris ini sudah ditunggu oleh Sporting dalam misi perebutan tiket menuju babak semifinal.
Jalannya Pertandingan
Arsenal tidak membuang waktu dan langsung mengurung pertahanan Leverkusen sesaat setelah sepak mula dilakukan. Peluang pertama lahir pada menit ke-15 melalui Leandro Trossard, namun tembakan melengkungnya ke pojok kanan atas gawang masih mampu ditepis secara heroik oleh Janis Blaswich.
Gempuran The Gunners berlanjut di menit ke-23 saat Declan Rice melepaskan tembakan keras yang lagi-lagi hanya menghasilkan sepak pojok setelah ditip oleh Blaswich. Dari skema korner tersebut, Bukayo Saka sempat menyambut bola dengan sundulan, namun arahnya masih terlalu lemah sehingga mudah diamankan kiper lawan.
Saka kembali mendapatkan momentum emas saat menemukan ruang tembak di sisi kanan area penalti Leverkusen. Tanpa melakukan kontrol berlebih, winger andalan Inggris itu langsung melepaskan tendangan voli yang sayangnya masih bisa dimentahkan oleh kesigapan Blaswich di bawah mistar.
Penampilan Janis Blaswich benar-benar menjadi tembok kokoh bagi Leverkusen di setengah jam pertama laga, termasuk saat ia menggagalkan peluang emas Trossard pada menit ke-29. Trossard yang menyambar umpan terobosan akurat dari Saka harus gigit jari setelah bola sergapannya berhasil diblok.
Intensitas serangan Arsenal kembali meningkat melalui kemelut yang diawali dari sepak pojok. Bola liar jatuh ke kaki Trossard di depan kotak penalti, dan meski sepakannya sempat terlepas dari tangkapan kiper, barisan belakang Leverkusen bergerak cepat untuk menyapu bola sebelum melewati garis gawang.
Gol yang dinanti publik Emirates akhirnya tercipta pada menit ke-36 setelah berbagai upaya sebelumnya selalu kandas. Menerima bola di depan kotak penalti dengan posisi membelakangi gawang, Eberechi Eze melakukan putaran badan yang cepat sebelum melepas tembakan voli keras yang bersarang di pojok gawang tanpa bisa dijangkau Blaswich.
Setelah berhasil memecah kebuntuan, tempo permainan Arsenal sedikit menurun guna menjaga keseimbangan tim. Skor 1-0 untuk keunggulan tuan rumah pun tetap bertahan hingga para pemain memasuki ruang ganti saat jeda turun minum.
Selepas restart, Arsenal langsung tancap gas kembali untuk mencari gol pengaman. Leandro Trossard mencoba peruntungannya lewat tembakan jarak jauh dari luar kotak penalti, namun bola hanya meluncur tipis di sisi kanan gawang Leverkusen.
Memasuki menit ke-52, ancaman kembali datang dari kaki Viktor Gyokeres yang merangsek masuk ke pertahanan tim tamu. Beruntung bagi Leverkusen, Blaswich masih mampu berdiri di posisi yang tepat untuk menghentikan laju bola hasil sepakan striker Arsenal tersebut.
Pesta publik Emirates semakin lengkap pada menit ke-63 ketika Arsenal sukses memperlebar keunggulan menjadi 2-0. Declan Rice yang mendapatkan ruang tembak di luar kotak penalti melepaskan sepakan mendatar yang meluncur deras ke pojok kanan bawah gawang, membuat Blaswich kali ini benar-benar terkecoh.
Bayer Leverkusen mencoba merespons dengan meningkatkan intensitas serangan, namun mereka tampak sangat kesulitan menembus organisasi pertahanan tuan rumah. Peluang terbaik tim tamu datang dari sundulan Jarell Quansah yang memanfaatkan umpan silang Montrell Culbreath, tetapi arah bola masih menyamping dari sasaran.
Pada menit ke-78, Arsenal hampir saja menambah pundi-pundi gol mereka lewat aksi individu Bukayo Saka. Namun, lagi-lagi Blaswich menunjukkan kelasnya sebagai kiper berkualitas dengan sigap menghalau arah bola yang datang ke gawangnya.
Mendekati penghujung laga, tepatnya menit ke-87, David Raya akhirnya dipaksa bekerja keras untuk melakukan penyelamatan pertamanya. Kiper Arsenal itu berhasil membelokkan tembakan Christian Kofane yang berbelok arah sehingga hanya menghasilkan sepak pojok bagi Leverkusen.
Pertandingan akhirnya ditutup tanpa ada gol tambahan di sisa waktu yang tersedia, memastikan kemenangan 2-0 bagi Arsenal.
Susunan Pemain
Arsenal: Raya, White (Mosquera 69′), Saliba, Gabriel, Hincapie, Zubimendi (Norgaard 68′), Rice, Saka, Eze (Havertz 69′), Trossard (Martinelli 69′), Gyokeres (Lewis-Skelly 90′)
Bayer Leverkusen: Blaswich, Quansah, Andrich (Fernández 83′), Tapsoba, Poku (Culbreath 60′), Palacios (Schick 70′), Garcia, Grimaldo, Terrier (Tillman 60′), Maza, Kofane.(*/dtk)


