Medan, SeputarSumut– Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, khususnya Dinas Perhubungan serta aparat kepolisian, didorong untuk menegakkan prosedur dan regulasi secara konsisten sepanjang periode arus balik Idulfitri 2026. Permintaan ini disampaikan langsung oleh Wakil Ketua Komisi A DPRD Sumatera Utara, Zeira Salim Ritonga, guna memastikan seluruh aturan dijalankan tanpa kompromi demi keselamatan publik.
“Demi menjamin arus balik yang tertib, nyaman, serta aman bagi seluruh lapisan masyarakat, pengawasan yang ketat dan konsisten dari pihak pemerintah serta aparat keamanan menjadi kunci utama,” tegas Zeira pada Senin (23/3/2026).
Sorot Politik: Arus Balik Lebaran 2026: DPRD Sumut Desak Pengawasan Ketat dan Konsistensi Regulasi di Lapangan
Masyarakat juga diimbau untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan saat melakukan perjalanan, baik melalui jalur darat, laut, maupun udara. Zeira mengingatkan bahwa kehati-hatian sangat diperlukan untuk meminimalisir risiko kecelakaan maupun potensi bahaya lainnya. Selain itu, ia menekankan pentingnya persiapan matang terkait kebutuhan kesehatan seperti obat-obatan pribadi, serta kelengkapan dokumen administrasi dan tiket perjalanan agar mobilitas arus balik tidak menemui kendala.
Kondisi fisik pengemudi yang cenderung menurun setelah melewati masa libur Lebaran menjadi perhatian serius bagi Zeira. Menurutnya, fase arus balik sering kali menjadi momen yang sangat krusial, sehingga stamina dan konsentrasi penuh saat berada di balik kemudi merupakan hal yang tidak bisa ditawar.
“Keselamatan dan kewaspadaan harus diprioritaskan di atas segalanya. Pastikan kondisi tubuh tetap prima dengan mengupayakan istirahat serta tidur yang cukup sebelum memutuskan untuk melanjutkan perjalanan jauh,” tambahnya.
Lebih lanjut, politisi ini mengingatkan para pemudik agar tidak memaksakan diri apabila rasa lelah mulai menyerang. Para pengendara disarankan untuk segera menepi dan memanfaatkan fasilitas rest area terdekat guna memulihkan kebugaran fisik. Tak hanya soal fisik, pengecekan menyeluruh terhadap kondisi kendaraan—mulai dari fungsi rem, mesin, ban, hingga ketersediaan perlengkapan darurat—juga menjadi poin penting yang ia soroti.
“Sangat penting untuk memastikan kendaraan dalam performa terbaik dan seluruh perlengkapan pendukung tersedia lengkap. Langkah antisipasi ini sangat krusial guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan selama di perjalanan,” pungkas pria yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi PKB DPRD Sumut tersebut.(*/mst)


