Sabtu, Juli 4, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Internasional

Badai Tropis Trami Terjang Filipina, 46 Orang Tewas

Oleh Redaksi 15
Sabtu, 26 Oktober 2024
Foto: Filipina diterjang Badai Tropis Trami.

Filipina diterjang Badai Tropis Trami.

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar – Manila | Badai Tropis Trami menerjang Filipina, pada hari Kamis (24/10/24). Hingga, pada Jumat (25/10/24), jumlah korban tewas terus bertambah, totalnya menjadi 46 orang. Dan yang hilang 20 orang.

Selain itu, diperkirakan hampir 240.000 orang berlindung di pusat-pusat evakuasi, dengan 7.510 penumpang terjebak di pelabuhan dan 36 penerbangan dibatalkan, pada hari Jumat (25/10/24).

Dunia Internasional: Badai Tropis Trami Terjang Filipina, 46 Orang Tewas

Iklan Indako SeputarSumut

Badan pertahanan sipil setempat mengatakan, kematian dan cedera yang dilaporkan adalah karena tanah longsor, banjir, dan insiden terkait badai lainnya, sebagian besar di wilayah Bicol tengah yang dibanjiri oleh hujan lebat.

“Saya membuat janji ini kepada orang-orang kami: Bantuan sedang dalam perjalanan. Itu akan datang melalui darat, udara, dan, bahkan melalui laut,” kata Presiden Ferdinand Marcos Jr di platform media sosial X. Demikian dilansir reuters.

Pusat Badai Tropis Trami yang bergerak lambat, yang secara lokal dikenal sebagai Kristine, menghantam pulau Luzon pada hari Kamis dengan angin hampir 100 kilometer per jam (60 mph), dan beberapa pejabat setempat melaporkan hujan dua bulan turun dalam sehari.

Berita Terkait

Delapan Biksu Buddha Tewas Ditabrak Truk Pikap yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun di Thailand

Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei

Bisa Kembali Pekan Depan

Badai itu bergerak di atas Laut China Selatan pada hari Jumat (25/10/24), menuju Vietnam, tetapi badan cuaca memperingatkan bahwa Trami dapat berputar kembali dan berlama-lama di lepas pantai, pada pekan depan, karena dua pola cuaca di dekatnya.

Marcos mengadakan briefing situasional sebelum melakukan inspeksi udara terhadap masyarakat yang banjir. Pekerjaan pemerintah dan sekolah di Luzon, yang mencakup ibukota Manila, diskors untuk hari ketiga.

Di kota Talisay di provinsi Batangas, dua jam perjalanan ke selatan ibukota Manila, penduduk mulai membersihkan. Beberapa rumah dan mobil terkubur di tanah setinggi pinggang dan lumpur yang mengeras, dan puing-puing berserakan di jalan-jalan.

“Hujan itu sangat deras sehingga tidak ada yang bisa mempersiapkan dan banyak yang mati,” ujar Romeo Albellar, 55, kepada Reuters.

Baca juga: Badai PHK di Industri Tekstil Berlanjut: Pabrik di Bandung Tinggal 300 Pekerja

“Rumah saya hancur total dan tidak ada barang yang diselamatkan. Kami kembali ke nol,” imbuhnya.

Di provinsi Batangas, setidaknya sembilan orang tewas karena tanah longsor yang dipicu oleh hujan lebat, kata polisi dan pemerintah setempat.

Sementara, di wilayah Bicol tengah, Direktur Polisi Andre Dizon mengatakan kepada wartawan bahwa penyebab kematian 27 orang selama badai sedang diverifikasi.

Filipina biasanya mencatat rata-rata 20 badai tropis setiap tahun, sering mengakibatkan hujan lebat, angin kencang, dan tanah longsor yang mematikan. (Detik)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Empat Rumah Warga di Pintu Bosi Tapanuli Utara Hangus Terbakar
  • Pertamina Patra Niaga Sumbagut Gelar Pelatihan Go Global Academy Bareng Universitas Riau Demi Dorong UMKM Tembus Pasar Internasional
  • Umat Buddha di Medan Tembung Rayakan Sejit Dewa Zhang Tien She dengan Khidmat
  • Antusiasme Libur Sekolah Tinggi, KAI Sumut Kembali Operasikan KA Sribilah Fakultatif Rute Medan-Rantauprapat
  • Sektor Jasa Keuangan Sumatera Utara Tetap Stabil dan Tumbuh Positif, Intermediasi Perbankan Berjalan Baik
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com