Minggu, Juli 5, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Medan

Balita Meninggal Usai Disuntik, Diduga Malapraktik

Oleh Redaksi 15
Senin, 1 Juli 2024
Foto: Ibu korban malapraktik

Foto: Rika saat menjelaskan soal anaknya AKH yang diduga meninggal karena malapraktik. (Nizar Aldi/detikSumut)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar-Medan | Balita berinisial AKH (2) meninggal dunia usai disuntik saat hendak menjalani operasi bibir sumbing di Rumah Sakit Umum (RSU) Mitra Sejati di Kecamatan Medan Johor. Pihak keluarga menduga jika AKH menjadi korban malapraktik.

Orangtua AKH, Rika Lidiyawati (28), mengatakan jika buah hatinya dalam keadaan sehat saat dibawa ke rumah sakit. AKH dibawa ke rumah sakit untuk menjalani operasi bibir sumbing.

Info Medan: Balita Meninggal Usai Disuntik, Diduga Malapraktik

Iklan Indako SeputarSumut

“Dari rumah anak saya dalam keadaan sehat. Kami ke sana cuma untuk operasi bibir sumbing,” kata Rika Lidiyawati di rumahnya di Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (30/6/2024).

Rika menjelaskan jika mereka membawa AKH ke rumah sakit pada Kamis (27/6) pagi untuk operasi bibir sumbing pada bagian langit-langit mulut. AKH sebelumnya sudah pernah menjalani operasi bibir sumbing di rumah sakit yang sama akhir tahun lalu dan berhasil.

Sehingga operasi langit-langit mulut merupakan lanjutan dari operasi bibir yang pertama dilakukan. Lebih lanjut, Rika menjelaskan jika usai tiba di rumah sakit, darah dan paru-paru anaknya dicek oleh petugas medis.

Berita Terkait

Wakil Wali Kota Medan Hadiri Pembukaan Pekan Raya Sumatera Utara ke-50 Tahun 2026

Umat Buddha di Medan Tembung Rayakan Sejit Dewa Zhang Tien She dengan Khidmat

Pihak rumah sakit menjadwalkan AKH menjalani operasi pada Jumat (28/6) pukul 13.00 WIB. AKH pun diinfus oleh petugas medis karena anaknya disebut harus puasa mulai pukul 07.00 WIB.

“Bermalam lah kami waktu itu. Karena hasil ronsennya kemungkinan keluar pukul 02.00 WIB, jadi anak saya diinfus karena rencananya mulai puasa pukul 07.00 WIB dan dioperasi sekitar 13.00 WIB,” sebutnya.

Ternyata mereka diarahkan ke ruang operasi sekitar pukul 14.30 WIB, kemudian AKH dibius dan Rita pun diminta keluar ruangan operasi. Rita kemudian kembali dipanggil oleh pihak rumah sakit sekitar 1,5 jam kemudian dan disebut tangan anaknya membiru sehingga harus dibawa ke ruang ICU dan akhirnya meninggal dunia.

“Saya diberitahu tangan anak saya membiru dan akan dipindahkan ke ruangan ICU, hanya beberapa menit di ruang ICU, anak saya sudah meninggal,” ujarnya.

Karena merasa janggal, Rika kemudian meminta rekam medis anaknya, namun tidak diberikan rumah sakit dengan alasan privasi dan belum bisa mengeluarkannya. Pihak rumah sakit mengungkapkan ke Rika jika tangan anaknya membiru karena ada gejala jantung dan paru-paru, namun AKH disebut meninggal karena alergi pembiusan.

“Kata mereka anak saya alergi pembiusan,” ucapnya.

Jenazah AKH kemudian dibawa pulang untuk dimakamkan oleh keluarga. Rika menduga jika anaknya korban malpraktik dan meminta rumah sakit bertanggungjawab.

“Kami menduga ini malpraktik. Karena anak saya datang dengan kondisi sehat, mau operasi bibir sumbing tapi tak jadi karena ujungnya meninggal. Kami ingin rumah sakit bertanggungjawab atas hal ini,” bebernya.

Humas dan Legal RSU Mitra Sejati Erwinsyah Dimyati Lubis membenarkan jika AKH menjalani operasi di rumah sakit. Saat itu, dokter disebut telah menanyakan soal riwayat jantung dan paru-paru AKH ke keluarga yang ada di rumah sakit.

“Operasi pertama kan sudah berhasil, ini kan ada sedikit lagi operasi kedua, jadi pada saat mau disuntik obat bius, sebelum disuntik obat bius itu dokter sudah mengedukasi pihak keluarga. ‘Bu pasien ini ada nggak riwayat penyakit jantung atau paru-paru?’ ada kemudian dijawabnya tidak tahu, ‘ada atau tidak tahu Bu?’ kata dokter, tidak tahu, jadi sudah diedukasi,” sebut Erwinsyah Dimyanti Lubis.

“Ini akibat dampak daripada suntikan obat bius kepada anak-anak itu berdampak kepada pertama bisa berhenti nafas, yang kedua bisa berdampak kematian tadi karena agak rentan dia karena anak, ada 3-4 kali diedukasi oleh dokter terkait hal tersebut,” imbuhnya.

Erwinsyah mengaku jika pihak rumah sakit sudah melakukan penanganan sesuai prosedural. Pihaknya menyimpulkan jika AKH meninggal karena alergi obat bius.

“Iya artinya seperti itu (meninggal karena alergi obat bius) untuk penanganan itu sudah prosedural oleh dokter,” ujarnya.

Orangtua AKH juga disebut sudah setuju untuk melaksanakan operasi tersebut. Pihaknya mempersilahkan jika orang tua AKH mengajukan gugatan atas persoalan tersebut.

“Kalau meraka bilang itu malpraktik, saya bilang kepada keluarga korban kemarin kalau memang ini digugat Ibu kan ada, artinya bisa buat laporan atau apa, kalau kami menganggap itu sudah prosedural dan kemarin juga sudah saya bilang ke bersangkutan kami juga kan ada uang turut berdukacita melalui pengacaranya, masih menunggu bagaimana pihak dari pengacaranya gimana,” tutupnya. (detiksumut/ss)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • OJK Perkuat Ekosistem Aset Keuangan Digital dan Kripto Melalui Roadmap 2026-2031
  • IHSG Menguat 2,28 Persen Mengikuti Tren Bursa Asia pada Akhir Pekan
  • Status Gunung Anak Krakatau Naik ke Level III Siaga, Kapal di Selat Sunda Diminta Waspada
  • Rangkaian Prosesi Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Dimulai Hari Ini di Iran
  • Remaja 16 Tahun Tenggelam di Sungai Ular Serdang Bedagai Masih Dalam Pencarian
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com