Kamis, Juli 2, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Internasional

Banjir Vietnam Terparah 50 Tahun, Rugi $345 Juta

Oleh Redaksi 15
Jumat, 28 November 2025
Foto: ilustrasi banjir.(istimewa)

ilustrasi banjir.(istimewa)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta, SeputarSumut – ​Peristiwa banjir yang melanda sebagian wilayah Vietnam baru-baru ini tercatat sebagai yang terparah dalam kurun waktu 50 tahun terakhir. Data ini berdasarkan laporan dari Pusat Prakiraan Hidro-Meteorologi Nasional Vietnam (National Center for Hydro-Meteorological Forecasting/NCHMF).

​Direktur NCHMF, Mai Van Khiem, menegaskan bahwa fenomena ekstrem semacam ini hampir tidak pernah terjadi selama lebih dari setengah abad terakhir. Lebih lanjut, Xinhua (Kamis, 27/11) mengutip Mai yang menyatakan bahwa peristiwa curah hujan dan banjir yang terjadi di wilayah tengah-selatan Vietnam pada periode 16 hingga 22 November merupakan kejadian ekstrem yang telah melampaui seluruh catatan sejarah.

Dunia Internasional: Banjir Vietnam Terparah 50 Tahun, Rugi $345 Juta

Iklan Indako SeputarSumut

​Bencana ini diperburuk oleh krisis iklim yang sedang berlangsung, menyebabkan banjir ekstrem di beberapa wilayah Vietnam, termasuk di Lam Dong, Dak Lak, dan Gia Lai. Dampak dari bencana ini sangat signifikan, mencakup sektor pertanian, perumahan, hingga infrastruktur publik.

​Kementerian Pertanian dan Lingkungan Hidup merilis data kerugian yang mengejutkan akibat banjir ini. Total kerugian finansial yang diperkirakan mencapai US$345 juta, sebuah angka yang mencerminkan tingkat kerusakan yang parah.

​Korban jiwa dan kerusakan fisik juga sangat besar. Catatan kementerian menunjukkan bahwa banjir mengakibatkan sedikitnya 102 orang tewas atau hilang. Selain itu, lebih dari 1.150 rumah dilaporkan rusak parah, dan lebih dari 80.000 hektar lahan padi serta tanaman pangan penting hancur total.

Berita Terkait

Korps Garda Revolusi Iran Serang Lokasi Milik AS di Kawasan Teluk Balas Gempuran Militer Amerika

Indeks Panas di Bangkok Tembus 51,9 Derajat Celsius dan Masuk Kategori Bahaya

​Tidak hanya sektor perumahan dan pangan, fasilitas vital negara juga mengalami kerusakan. Kementerian melaporkan bahwa fasilitas transportasi, irigasi, pendidikan, dan kesehatan juga turut rusak parah akibat terjangan banjir.

​Merenspons situasi darurat ini, Perdana Menteri Vietnam, Pham Minh Chinh, langsung meminta seluruh tim bencana untuk melakukan upaya maksimal dalam penyelamatan nyawa warga dan pencarian korban. Dalam pernyataannya yang dikutip oleh Voice of Vietnam pada akhir pekan lalu, Pham menekankan pentingnya aksesibilitas.

​”Kita harus memastikan tidak ada komunitas yang tidak dapat diakses. Sangat penting untuk mencari korban hilang, merawat korban luka, [dan] menstabilkan kehidupan sehari-hari,” tutur Pham, seraya menambahkan bahwa pemulihan kegiatan bisnis dan produksi juga harus dilakukan sesegera mungkin.

​Dalam beberapa hari terakhir, upaya penanggulangan bencana mendapat dukungan penuh dari militer Vietnam. Hampir 150.000 personel telah dimobilisasi untuk fase tanggap bencana dan pemulihan, termasuk pengiriman 86,5 ton pasokan makanan dan kebutuhan pokok kepada warga yang terdampak.

​Perlu dicatat bahwa bencana terkait krisis iklim sering melanda Vietnam. Sejak awal tahun hingga 24 November, negara tersebut telah dilanda 19 topan.

​Dampak kumulatif dari semua bencana yang terjadi sepanjang tahun ini sangat menghancurkan. Topan-topan tersebut mengakibatkan 409 orang tewas atau hilang serta 727 lainnya luka-luka, selain menyebabkan lebih dari 3.700 rumah roboh atau hanyut, dan lebih dari 333.500 lainnya rusak atau kehilangan atap.(*/cnni)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Refleksi HUT ke-436 Kota Medan, Fraksi PKS DPRD Medan Sampaikan Sejumlah Catatan Penting
  • Bazar UMKM Ramaikan APEKSI di Medan, PWPM Ikut Gerakkan Ekonomi Lokal
  • Laba Bersih PTPN IV PalmCo Melonjak 90 Persen Capai Rp7,08 Triliun pada 2025
  • HUT ke-436 Kota Medan: Stasiun Medan Layani 913 Ribu Pelanggan Selama Semester Pertama 2026
  • Pilihan Warna Baru New Honda BeAT Meluncur Simak Perubahan Desain dan Daftar Harganya
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com