Medan, SeputarSumut — Delapan perguruan tinggi mitra di Kota Medan secara resmi menjalin sinergi dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan Tahun 2026, Selasa (17/03/2026).
Momentum strategis ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan universitas ternama, meliputi Universitas Sumatera Utara, Universitas Negeri Medan, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Universitas Medan Area, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Universitas Panca Budi, Universitas HKBP Nommensen, hingga Politeknik Negeri Medan.
Info Medan: Bank Indonesia Sumut Perkuat SDM Unggul Lewat Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan 2026
Penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang memiliki integritas tinggi serta adaptif terhadap dinamika ekonomi nasional maupun daerah menjadi komitmen utama Bank Indonesia bersama institusi pendidikan tinggi dalam program ini. Inisiatif Bantuan Pendidikan Kebanksentralan tersebut dirancang untuk memperkokoh peran perguruan tinggi sebagai motor penggerak peningkatan kualitas SDM yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di masa depan.
Filosofi GORGA diangkat oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Rudy B. Hutabarat, sebagai landasan fundamental dalam memberikan sambutannya mengenai peningkatan mutu pendidikan. Filosofi ini menjabarkan tiga nilai esensial; pertama adalah Generasi Unggul yang mengedepankan capaian akademik lewat disiplin dan proses belajar konsisten. Kedua, aspek Organisasi, Nilai Kebersamaan, dan Kolaborasi yang menitikberatkan pada pentingnya sinergisitas antara BI dan akademisi dalam mencetak pemuda berintegritas. Ketiga, nilai Generasi Hebat yang membawa harapan agar bantuan ini melahirkan calon pemimpin masa depan yang memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian nasional dalam jangka panjang.
Cakupan Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan ini bersifat inklusif dengan menyasar mahasiswa dari beragam rumpun disiplin ilmu yang relevan dengan kebutuhan zaman. Sasaran program meliputi mahasiswa di bidang ekonomi dan bisnis (ilmu ekonomi, studi pembangunan, manajemen, akuntansi, ekonomi syariah), serta bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM) seperti teknologi informasi, sistem informasi, ilmu komputer, statistika, hingga aktuaria. Selain itu, bidang sosial seperti hukum, komunikasi, dan ilmu pemerintahan, serta sektor prioritas daerah yang mencakup pariwisata, pertanian, kehutanan, perikanan, hingga ekonomi kreatif juga menjadi bagian penting dari penerima bantuan ini.
Optimalisasi dampak program serta jaminan keberlanjutan menjadi fokus Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara ke depannya melalui penguatan riset, pembelajaran, dan literasi kebanksentralan di kampus. Para mahasiswa yang terpilih sebagai penerima bantuan akan mendapatkan pemberdayaan intensif melalui komunitas Generasi Baru Indonesia (GenBI). Melalui wadah ini, mereka dipersiapkan menjadi frontliner komunikasi kebijakan Bank Indonesia sekaligus sosok pemimpin inspiratif yang mampu menebar manfaat luas bagi masyarakat luas.(Siong)

