Jakarta, SeputarSumut — Mengonsumsi secangkir kopi memang sudah menjadi kebiasaan banyak orang untuk memulai hari karena kandungan kafeinnya efektif menstimulasi otak agar konsentrasi tetap terjaga. Kendati demikian, kadar kafein yang tinggi pada kopi sering kali memicu efek samping berupa rasa gelisah serta peningkatan detak jantung bagi sebagian individu. Tidak hanya itu, pemilik lambung sensitif pun rentan mengalami gangguan kesehatan seperti mual, sakit perut, hingga refluks asam lambung akibat mengonsumsi kopi. Bagi Anda yang tidak dapat mengonsumsi kopi di pagi hari, terdapat sejumlah opsi minuman alternatif yang terbukti sama ampuhnya dalam mengawal tingkat kefokusan Anda sepanjang hari.
Opsi pertama yang sangat krusial namun sering diabaikan adalah air putih. Mengingat komposisi otak manusia terdiri dari air sekitar 75 persen, maka dehidrasi atau kehilangan cairan sebanyak 1 hingga 2 persen saja sudah mampu mengganggu fungsi kognitif seseorang. Dampak penurunan cairan tersebut dapat berupa kesulitan dalam berpikir secara jernih, menjaga fokus, mengingat informasi, hingga dalam mengambil keputusan. Oleh karena itu, konsumsi air putih disarankan dilakukan secepatnya setelah terbangun dari tidur. Melansir dari Health, sebuah riset yang dilakukan pada tahun 2021 menunjukkan bahwa mengonsumsi air putih sebanyak 500 ml sebelum beranjak tidur serta 500 ml kembali saat pagi hari terbukti efektif menaikkan tingkat kewaspadaan sekaligus mempercepat respons reaksi tubuh.
Pernik Ragam: Beragam Pilihan Minuman Pagi Hari Pengganti Kopi untuk Menjaga Fokus dan Kesehatan Otak
Pilihan berikutnya yang tidak kalah berkhasiat adalah teh hijau. Karakteristik teh hijau berbeda dengan kopi walaupun kedua jenis minuman ini sama-sama memiliki kandungan kafein. Keunggulan teh hijau terletak pada perpaduan kandungan kafein dan L-theanine di dalamnya yang mampu menghadirkan manfaat lebih dari sekadar konsentrasi. Dalam kombinasi tersebut, kafein berperan sebagai zat stimulan yang kuat sementara L-theanine mengemban fungsi sebagai agen penenang. Berdasarkan hasil penelitian, keberadaan senyawa L-theanine ini dapat membantu meminimalisasi efek samping negatif yang biasanya ditimbulkan oleh kafein, contohnya seperti gangguan tidur serta lonjakan pada tekanan darah.
Minuman lain yang direkomendasikan untuk menunjang kesehatan organ otak adalah jus beri, seperti buah blueberry, raspberry, blackberry, serta stroberi. Merujuk pada informasi yang dilansir oleh WebMD, kelompok buah beri ini kaya akan kandungan antioksidan yang berfungsi protektif dalam melindungi sel-sel tubuh dari risiko kerusakan. Di samping itu, jenis buah ini juga menyimpan zat antosianin yang berperan aktif dalam menyokong kesehatan daya ingat manusia. Guna mendapatkan manfaat yang optimal, proses pembuatan jus beri ini sebaiknya diolah sendiri secara mandiri di rumah karena produk jus kemasan yang beredar di pasaran umumnya memiliki kadar gula yang tinggi.
Teh kunyit juga menjadi alternatif ramuan herbal yang patut dipertimbangkan karena khasiatnya yang telah diakui sejak lama dalam dunia pengobatan tradisional. Bahan alami kunyit ini dibekali dengan karakteristik antiinflamasi atau anti-peradangan, sehingga dinilai sangat membawa manfaat dalam mengatasi keluhan pada organ pencernaan, persendian, serta kesehatan kulit. Meminum segelas teh kunyit pada momen pagi hari menjadi langkah yang sangat baik agar kondisi pikiran Anda senantiasa berada dalam tingkat fokus yang prima.
Selanjutnya, mengonsumsi secangkir cokelat panas di awal hari juga dapat menjadi stimulan yang efektif untuk mendongkrak semangat beraktivitas. Dalam hal ini, Anda disarankan untuk memilih varian minuman cokelat yang memiliki komposisi kandungan kakao dalam kadar yang cukup tinggi. Hal tersebut diperkuat oleh sebuah studi ilmiah pada tahun 2017 yang mendapati temuan bahwa cairan kakao yang diseduh memiliki kemampuan untuk menekan potensi terjadinya kesalahan-kesalahan yang berkaitan dengan tingkat atensi atau perhatian seseorang.
Sebagai opsi terakhir, air lemon dapat menjadi solusi menarik apabila Anda merasa bosan dengan cita rasa air putih biasa yang cenderung hambar. Penambahan ekstrak perasan jeruk lemon ke dalam air minum tidak hanya memberikan sensasi kesegaran rasa, melainkan juga menyumbang pasokan nutrisi penting yang berguna dalam memproteksi sel-sel tubuh dari ancaman kerusakan. Nilai tambah lainnya dari buah ini terletak pada aroma khas lemon yang dinilai dapat membantu memicu perbaikan suasana hati atau mood seseorang menjadi lebih baik.(*/cnni)

