Medan, SeputarSumut — Anggota DPRD Kota Medan Binsar Simarmata menyoroti kondisi ekonomi masyarakat yang kian memprihatihan akibat nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terus melemah. Masyarakat pun kian kesusahan karena tidak adanya lapangan pekerjaan.
Binsar Simarmata mendesak pemerintah pusat maupun daerah agar setiap kebijakan yang dibuat harus pro lapangan pekerjaan dan menghidupkan kembali berbagai program pemberdayaan ekonomi yang berpikah kepada masyarakat kecil.
Sorot Politik: Binsar Simarmata: Kebijakan Pemko Medan Harus Pro UMKM
“Kebijakan-kebijakan pemerintah khususnya Pemerintah Kota (Pemko) Medan harus pro lapangan pekerjaan dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM),” kata Binsar Simarmata kepada wartawan, Kamis (29/5/2026).
Menurut Sekretaris Fraksi PAN Perindo DPRD Kota Medan itu, pemerintah perlu menggelontorkan lebih banyak anggaran ke daerah, khususnya untuk kegiatan yang mendorong perputaran ekonomi dan membuka peluang kerja bagi masyarakat yang tengah kesusahan.
“Kita minta Pemko Medan membuka seluas-luasnya kesempatan kerja bagi masyarakat yang kesusahan. Pak Rico Waas (Wali Kota Medan, red) harus coba ide-ide “gila” untuk membuka lapangan kerja,” ujar Binsar yang duduk di Komisi 2 membidangi pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, dan kesejahteraan rakyat.
Binsar mengungkapkan, pembukaan lapangan kerja baru merupakan salah satu langkah strategis untuk menekan angka kemiskinan di Kota Medan.
Menurutnya, dalam menciptakan lapangan pekerjaan diperlukan kolaborasi lintas sektor. Dan kolaborasi yang konkret sangat dibutuhkan agar program yang dijalankan tidak tumpang tindih dan mampu menjawab kebutuhan riil di lapangan.
“Seperti Dinas Koperasi UMKM, Dinas Tenaga Kerja, dunia usaha, lembaga pendidikan serta pelatihan harus berkolaborasi untuk menciptakan lapangan kerja seluas luarnya di Kota Medan,” ujar Binsar Simarmata.
Binsar juga mendorong Pemko Medan agar proaktif menggaet investor lokal, nasional, dan internasional untuk berinvestasi di Kota Medan. Sebab, investasi yang masuk akan membantu menciptakan lapangan kerja.
“Berinvestasi di sektor kesehatan, pendidikan, dan kuliner, saya kira masih menjanjikan. Tinggal bagaimana kita meyakinkan investornya agar mau berinvestasi di Kota Medan,” katanya.(BEN)


