Kamis, Juli 2, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Politik

BKSAP: Afsel Rujukan Penting Indonesia di PBB

Oleh Redaksi 15
Rabu, 14 Januari 2026
Foto: BKSAP: Afsel Rujukan Penting Indonesia di PBB

Ketua BKSAP DPR RI, Syahrul Aidi Maazat berpose dengan Wakil Duta Besar Afrika Selatan untuk Indonesia di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Selasa, (14/1/2026). (Foto: Parlementaria /Ida/Andri)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta, SeputarSumut – Afrika Selatan (Afsel) dipandang oleh Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI sebagai rujukan utama bagi Indonesia dalam mengemban amanah strategis sebagai Presiden Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Melalui pertemuan resmi dengan Wakil Duta Besar Afrika Selatan untuk Indonesia, BKSAP menegaskan pentingnya kolaborasi ini dalam mengadvokasikan nilai-nilai kemanusiaan serta keadilan di kancah global.

Syahrul Aidi Maazat selaku Ketua BKSAP DPR RI mengungkapkan bahwa konsistensi serta keberanian Afrika Selatan dalam membela isu HAM melalui forum multilateral dan hukum internasional patut diapresiasi. Baginya, pengalaman Afsel sangat relevan untuk dipelajari Indonesia, terutama saat dunia tengah menghadapi peningkatan konflik dan ketegangan global yang signifikan.

Sorot Politik: BKSAP: Afsel Rujukan Penting Indonesia di PBB

Iklan Indako SeputarSumut

“Indonesia memegang tanggung jawab moral yang besar, tidak sekadar posisi struktural sebagai Presiden Dewan HAM PBB. Pelajaran berharga dari Afrika Selatan adalah perlunya keberanian moral dan konsistensi guna menjaga marwah hukum internasional tetap tegak,” ucap Syahrul selepas pertemuan di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, pada Selasa (14/1/2026).

Komitmen kuat terhadap penegakan HAM yang dimiliki Afrika Selatan saat ini tidak lepas dari sejarah panjang perjuangan tokoh dunia, Nelson Mandela. Syahrul menambahkan bahwa nilai-nilai tersebut memiliki keselarasan dengan prinsip politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif, serta sesuai dengan mandat konstitusi negara yang menentang segala bentuk penjajahan di atas dunia.

Kepemimpinan Indonesia di Dewan HAM PBB, menurut pandangan Syahrul, harus difokuskan pada penguatan sistem multilateralisme dan penjagaan tatanan dunia yang adil. Hal ini menjadi krusial di tengah tren melemahnya rasa hormat terhadap berbagai lembaga internasional belakangan ini.

Berita Terkait

DPRD Medan Desak Pemko Medan Realisasikan Pembuatan Kolam Retensi di Medan Tembung

DPRD Medan Kritik Penataan Kota Jelang Munas APEKSI: Jangan Bersih Hanya Karena Ada Tamu

“Dunia akan terjebak dalam ketidakpastian serta kekacauan apabila hukum internasional terus diabaikan. Dengan posisi yang ada sekarang, Indonesia wajib menjadi suara moral yang lantang bersama negara-negara lain yang memiliki sejarah panjang dalam memperjuangkan keadilan,” jelas Syahrul dengan tegas.

Guna memperluas respons kolektif terhadap permasalahan kemanusiaan dunia, BKSAP DPR RI terus mendorong adanya penguatan diplomasi parlemen serta dialog intensif antarnegara berkembang. Upaya ini diharapkan dapat memperdalam pemahaman bersama mengenai tantangan HAM di masa depan.

“Pelajaran nyata dari Afrika Selatan membuktikan bahwa perjuangan di bidang HAM harus disuarakan tanpa henti, dengan tetap berlandaskan pada hukum internasional dan moralitas. Inilah bekal krusial bagi Indonesia selama memimpin Dewan HAM PBB,” tutup Syahrul.(*/dprri)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Bazar UMKM Ramaikan APEKSI di Medan, PWPM Ikut Gerakkan Ekonomi Lokal
  • Laba Bersih PTPN IV PalmCo Melonjak 90 Persen Capai Rp7,08 Triliun pada 2025
  • HUT ke-436 Kota Medan: Stasiun Medan Layani 913 Ribu Pelanggan Selama Semester Pertama 2026
  • Pilihan Warna Baru New Honda BeAT Meluncur Simak Perubahan Desain dan Daftar Harganya
  • Kecelakaan Lalu Lintas di Tikungan Siahaan Toba Dua Mobil Terlibat Tabrakan dan Dua Pengemudi Dilarikan ke Rumah Sakit
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com