Sabtu, Juli 4, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Internasional

Cetak Rekor! Wanita Ini Pakai Ginjal Babi untuk Hidup 61 Hari

Oleh Redaksi 15
Selasa, 28 Januari 2025
Foto: Towana Looney.

Towana Looney.

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Seorang wanita berusia 53 tahun di Alabama, Amerika Serikat, Towana Looney, bertahan hidup dengan menggunakan ginjal babi. Dia sudah 61 hari menjalani hidup dengan ginjal babi usai operasi cangkok ginjal babi yang dilakukannya.

Hingga kini sudah ada empat orang Amerika yang telah menerima transplantasi organ babi yang telah dimodifikasi gennya secara eksperimental. Dua orang bagian jantung dan dua orang lainnya ginjal.

Dunia Internasional: Cetak Rekor! Wanita Ini Pakai Ginjal Babi untuk Hidup 61 Hari

Iklan Indako SeputarSumut

Berbeda dengan Looney, tidak ada yang bertahan hidup lebih dari dua bulan.

“Ini adalah cara baru dalam menjalani hidup,” kata Looney dilansir detikHeatlh dari APNews.

Mengutip dari laman NYU Langone Health, Towana Looney, mendonorkan ginjal kepada ibunya pada tahun 1999 tetapi mengalami gagal ginjal beberapa tahun kemudian setelah komplikasi selama kehamilan yang menyebabkan tekanan darah tinggi. Kurang dari 1 persen donor hidup mengalami gagal ginjal, tetapi mereka yang membutuhkan transplantasi diberi prioritas lebih tinggi dalam daftar tunggu. (Antara)

Berita Terkait

Delapan Biksu Buddha Tewas Ditabrak Truk Pikap yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun di Thailand

Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Empat Rumah Warga di Pintu Bosi Tapanuli Utara Hangus Terbakar
  • Pertamina Patra Niaga Sumbagut Gelar Pelatihan Go Global Academy Bareng Universitas Riau Demi Dorong UMKM Tembus Pasar Internasional
  • Umat Buddha di Medan Tembung Rayakan Sejit Dewa Zhang Tien She dengan Khidmat
  • Antusiasme Libur Sekolah Tinggi, KAI Sumut Kembali Operasikan KA Sribilah Fakultatif Rute Medan-Rantauprapat
  • Sektor Jasa Keuangan Sumatera Utara Tetap Stabil dan Tumbuh Positif, Intermediasi Perbankan Berjalan Baik
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com