Medan, SeputarSumut — Langkah pemantauan secara langsung terhadap realisasi penyaluran program Bantuan Pangan (Banpang) di wilayah Provinsi Sumatera Utara dilaksanakan oleh Direktur Keuangan Perum Bulog, Hendra Susanto. Agenda pengecekan tersebut menyasar area gudang penyimpanan milik Bulog guna mengawal aktivitas pengemasan komoditas beras sampai dengan proses serah terima barang kepada kalangan warga penerima manfaat di titik pembagian level kelurahan.
Saat ini pihak Perum Bulog sedang menjalankan salah satu agenda penugasan resmi dari pihak Pemerintah guna mendistribusikan program Banpang untuk alokasi periode bulan Februari sampai Maret 2026.
Berita Ekonomi: Direktur Keuangan Bulog Hendra Susanto Pastikan Penyaluran Bantuan Pangan di Sumatera Utara Tepat Waktu
“Saya monitor langsung kesiapan Bulog Sumut terkait banpang dengan target penyelesaian akhir bulan Juni ini” ungkap Hendra.
Penyelenggaraan program Banpang oleh Bulog ini diwujudkan dalam bentuk pemberian pasokan beras seberat 20 kg serta komoditas Minyak Goreng sebanyak 4 liter bagi tiap-tiap Penerima Bantuan Pangan (PBP). Adapun akumulasi kuantitas masyarakat penerima manfaat di area Sumatera Utara tercatat menyentuh angka sebanyak 1.756.846 KK penerima.
Hendra memberikan penegasan bahwa program jaminan sosial dari jajaran Pemerintah ini sengaja dihadirkan demi mencukupi sebagian dari porsi kebutuhan komoditas pangan pokok bagi lapisan masyarakat.
“Beras dan minyak goreng nya sudah siap di masing masing gudang, tinggal kita salurkan segera ke masyarakat sesuai jadwal yang sudah disusun bersama Pemda masing-masing” Hendra menambahkan.
Lebih lanjut, dirinya memberikan pemaparan bahwa peluncuran program banpang ini sekaligus difungsikan sebagai salah satu instrumen strategi dari pihak Pemerintah dalam rangka pengendalian laju inflasi di sektor pangan.
“Untuk itu saya menghimbau kepada masyarakat yang menerima beras dan minyak ini di konsumsi dan jangan diperjualbelikan. Gunakan untuk kebutuhan sehari hari keluarga penerima manfaat” tutup Hendra.(Siong)

