Jakarta, SeputarSumut –;Tiga negara tetangga Iran menjadi target serangan dari Teheran menyusul kembali terjadinya keterlibatan baku tembak antara pasukan militer Amerika Serikat (AS) dengan pihak militer Iran.
Saluran berita Al Jazeera melaporkan bahwa rangkaian serangan yang dilancarkan pihak Iran tersebut menyasar ke wilayah Bahrain, Kuwait, dan Yordania, dengan titik sasaran tepat berada di area pangkalan militer milik AS di ketiga negara bersangkutan.
Dunia Internasional: Tiga Negara Tetangga Iran Menjadi Target Serangan Teheran Pasca Kontak Senjata dengan Militer AS
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) memberikan pernyataan resmi bahwa mereka telah meluncurkan aksi serangan menggunakan pesawat nirawak yang diarahkan ke pangkalan udara Sheikh Isa di Bahrain, serta ke area pangkalan udara Ali Al Salem dan Ahmad Al-Jaber di Kuwait pada Kamis (11/6) pagi.
Pada momen yang sama, Pangkalan Udara Al-Azraq yang berada di Yordania juga dilaporkan ikut menjadi sasaran gempuran 12 rudal balistik milik Iran.
Situasi di lapangan menunjukkan pihak Bahrain telah mengaktifkan bunyi sirene serangan udara sebanyak dua kali selepas ketegangan antara AS dan Iran kembali memanas. Di sisi lain, pihak Kuwait juga langsung mengaktifkan sistem pertahanan udara mereka sekaligus mengambil langkah untuk menutup sementara wilayah udara negara tersebut.
Berdasarkan keterangan dari IRGC, aksi serangan ini dieksekusi sebagai bentuk respons atas terjadinya pelanggaran berulang kali yang dilakukan pihak AS terhadap poin-poin dalam perjanjian gencatan senjata yang sebelumnya telah berlaku efektif pada April.
Sejalan dengan peningkatan tensi konflik tersebut, pihak Iran kini mengambil keputusan untuk menutup kembali area Selat Hormuz ‘hingga pemberitahuan lebih lanjut’.
Kondisi hubungan Iran-AS kembali membara sesudah unit helikopter Apache kepunyaan Washington dilaporkan ditembak jatuh di kawasan Selat Hormuz pada awal pekan ini. Pihak AS kemudian membalas tindakan tersebut dengan mengarahkan serangan ke sektor pertahanan udara serta sejumlah situs radar milik Iran yang berada di sekitar Selat Hormuz.
Selanjutnya pada Kamis (11/6) dini hari, rentetan peristiwa ledakan dilaporkan telah terjadi di beberapa wilayah, yang mencakup kawasan Sirik, Kangan, Bandar Abbas, dan Minab.(*/cnni)

