Kamis, Juli 2, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Internasional

Dituduh Genosida, Israel Sebut Surat Penangkapan PM Netanyahu ‘Aksi Publisitas’ Turki

Oleh Redaksi 15
Sabtu, 8 November 2025
Foto: Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.(net)

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.(net)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta, SeputarSumut – Israel memberikan tanggapan yang sangat keras terhadap tindakan pengadilan Turki yang mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu. Surat perintah tersebut dikeluarkan atas tuduhan genosida yang dilakukan dalam konteks perang di Jalur Gaza. Tel Aviv dengan tegas menolak tuduhan genosida tersebut, bahkan menyebut langkah yang diambil Ankara itu hanyalah “aksi publisitas” semata.

Reaksi keras ini disampaikan oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Israel, Gideon Saar. Seperti dilansir AFP, Sabtu (8/11/2025), Saar bahkan secara terbuka menjuluki Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sebagai “tiran” dalam pernyataannya.

Dunia Internasional: Dituduh Genosida, Israel Sebut Surat Penangkapan PM Netanyahu ‘Aksi Publisitas’ Turki

Iklan Indako SeputarSumut

“Israel dengan tegas menolak, dengan penghinaan, aksi publisitas terbaru oleh tiran Erdogan,” tegas Saar melalui pernyataan yang diunggahnya via media sosial X.

Dalam postingannya yang menggunakan bahasa Inggris tersebut, Saar melontarkan serangan lebih lanjut terhadap Erdogan. Ia menyinggung isu penangkapan para rival politik Erdogan, khususnya penahanan Wali Kota Istanbul Ekrem Imamoglu yang telah ditahan sejak Maret lalu.

Saar menuduh Kantor Kejaksaan Istanbul “baru-baru ini telah mengatur penangkapan Wali Kota Istanbul hanya karena berani mencalonkan diri melawan Erdogan”.

Berita Terkait

Jalur Trem Jerman Meleleh Akibat Cuaca Panas Ekstrem Menembus 41 Derajat Celsius

Kemajuan Produksi Pesawat Tempur Siluman J-35 Tiongkok Diklaim Semakin Canggih

“Di Turki di bawah Erdogan, peradilan telah lama menjadi alat untuk membungkam rival politik dan menahan para jurnalis, hakim, dan wali kota,” sebutnya.

Pada Jumat (7/11) waktu setempat, Pengadilan Kriminal Perdamaian Istanbul merilis surat perintah penangkapan yang menargetkan 37 pejabat senior Israel. Kantor Kejaksaan Istanbul mengumumkan bahwa nama PM Netanyahu termasuk di antara pejabat senior yang menjadi target surat penangkapan tersebut atas tuduhan genosida dan kejahatan kemanusiaan terkait perang Gaza.

Selain PM Netanyahu, pejabat senior Tel Aviv lainnya yang menjadi sasaran surat perintah penangkapan tersebut adalah Menteri Pertahanan (Menhan) Israel Katz, Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir, Kepala Staf Umum militer Israel Letnan Jenderal Eyal Zamir, dan Komandan Angkatan Laut Israel David Saar Salama.

Kantor Kejaksaan Istanbul menegaskan bahwa berdasarkan bukti yang diperoleh, para pejabat negara Israel memikul tanggung jawab pidana atas tindakan sistematis “kejahatan terhadap kemanusiaan” dan “genosida” yang dilakukan di Jalur Gaza.

Kantor Kejaksaan tersebut menyatakan bahwa akibat genosida dan kejahatan kemanusiaan sistematis yang dilakukan Israel di Jalur Gaza, area-area permukiman kini tidak dapat dihuni lagi. Selain itu, ribuan orang, termasuk perempuan dan anak-anak, kehilangan nyawa, dengan ribuan orang lainnya mengalami luka-luka.

Reaksi penolakan yang tidak kalah kerasnya datang dari mantan Menlu Israel Avigdor Lieberman. Ia menilai surat perintah penangkapan yang dirilis Turki terhadap pejabat senior Israel itu “dengan jelas menjelaskan mengapa Turki tidak boleh hadir di Jalur Gaza — secara langsung maupun tidak langsung”.

Pernyataan Lieberman ini merujuk pada niat Ankara yang ingin berpartisipasi dalam pasukan keamanan internasional yang bertujuan menjaga stabilisasi Jalur Gaza pascaperang. Niat Turki tersebut merupakan bagian dari rencana perdamaian yang diusulkan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Namun, Tel Aviv menolak keras niat Ankara tersebut, dengan alasan Turki dianggap terlalu dekat dengan kelompok Hamas.(*/dtk)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Sinopsis Enola Holmes 3, Millie Bobby Brown Kembali Hadapi Misteri Penculikan Sherlock Holmes di Malta
  • Rekomendasi Makanan Berkhasiat Antikanker yang Terbukti Secara Ilmiah Menurut Penelitian
  • Refleksi HUT ke-436 Kota Medan, Fraksi PKS DPRD Medan Sampaikan Sejumlah Catatan Penting
  • Bazar UMKM Ramaikan APEKSI di Medan, PWPM Ikut Gerakkan Ekonomi Lokal
  • Laba Bersih PTPN IV PalmCo Melonjak 90 Persen Capai Rp7,08 Triliun pada 2025
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com