Kamis, Juli 2, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Politik

DPRD Medan Sebut Proyek Pengendali Banjir Gagal Jawab Masalah

Oleh Redaksi 15
Jumat, 28 November 2025
Foto: Anggota Komisi IV DPRD Medan Datuk Iskandar Muda.(Ist)

Anggota Komisi IV DPRD Medan Datuk Iskandar Muda.(Ist)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Medan, SeputarSumut – Anggota Komisi IV DPRD Medan Datuk Iskandar Muda menegaskan bahwa banjir besar yang merendam hampir seluruh wilayah Kota Medan pada beberapa hari terakhir bukan lagi sekadar bencana alam, tapi kegagalan sistemik dalam manajemen infrastruktur dan respons pemerintah kota.

“Banjir kali ini menjadi bukti telanjang bahwa penanganan banjir di kota ini masih jauh dari kata tuntas. Kondisi di lapangan juga menunjukkan lemahnya kehadiran Pemko Medan pada saat warga berada dalam situasi tersulit,” kata Datuk kepada wartawan, Jumat (28/11/2025).

Sorot Politik: DPRD Medan Sebut Proyek Pengendali Banjir Gagal Jawab Masalah

Iklan Indako SeputarSumut

Bahkan, lanjut Datuk, saat terjadi banjir banyak masyarakat yang mengeluhkan minimnya bantuan darurat, posko yang terbatas, hingga lambatnya respon instansi terkait meski banjir kali ini menyebabkan kerusakan signifikan dan mengganggu aktivitas ekonomi warga.

Dikatakan, ketika hampir seluruh kota terendam, warga butuh pemimpin yang terlihat dan bekerja di lapangan, bukan hanya pernyataan di meja rapat. “Realitanya, masyarakat merasa berjalan sendiri menghadapi musibah ini,” tegas politisi PKS ini.

Datuk juga menyoroti bahwa sejumlah proyek pengendalian banjir bernilai miliaran rupiah yang dibangun dalam beberapa tahun terakhir ternyata tak mampu mengurangi dampak banjir. Drainase baru tersumbat, kolam retensi tak berfungsi optimal, dan pekerjaan infrastruktur yang dinilai hanya sebatas formalitas tanpa kajian matang.

Berita Terkait

Refleksi HUT ke-436 Kota Medan, Fraksi PKS DPRD Medan Sampaikan Sejumlah Catatan Penting

DPRD Medan Desak Pemko Medan Realisasikan Pembuatan Kolam Retensi di Medan Tembung

“Ini bukan lagi soal teknis, tapi soal tata kelola. Jika proyek dibangun tanpa perhitungan, tanpa pengawasan, dan tanpa strategi jangka panjang, maka hasilnya ya begini. Kota tetap banjir, uang rakyat habis, warga yang menjadi korban,” ujarnya.

Datuk menilai Pemko Medan perlu segera melakukan koreksi besar-besaran. Ia mendesak agar pemerintah kota berhenti bekerja secara reaktif dan mulai membangun sistem penanganan banjir yang benar-benar modern, terencana, dan berbasis data.

Datuk menekankan lima langkah mendesak yang harus dilakukan Pemko Medan, hadir langsung di titik-titik banjir, memastikan kebutuhan warga terpenuhi cepat dan tepat. Menata ulang drainase kota secara menyeluruh, bukan sekadar proyek tambal sulam.

Kemudian menguatkan koordinasi antar instansi agar penanganan darurat tidak berlarut-larut. Membangun sistem manajemen banjir berbasis data, lengkap dengan early warning system dan pemetaan kawasan rawan. Melibatkan masyarakat, baik dalam edukasi kebencanaan maupun pengawasan infrastruktur.

“Banjir kali ini harus menjadi alarm keras bagi Pemko Medan. Pemerintah tidak boleh hanya hadir saat peresmian proyek, tetapi justru saat warga membutuhkan pertolongan paling mendesak,” tegasnya.

Datuk meminta pemerintah kota untuk lebih transparan dan serius dalam memperbaiki tata kelola penanganan banjir. “Warga Medan sudah cukup sabar. Kini saatnya pemerintah menunjukkan kerja nyata, bukan sekadar janji,” pungkasnya.(BEN)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Sinopsis Enola Holmes 3, Millie Bobby Brown Kembali Hadapi Misteri Penculikan Sherlock Holmes di Malta
  • Rekomendasi Makanan Berkhasiat Antikanker yang Terbukti Secara Ilmiah Menurut Penelitian
  • Refleksi HUT ke-436 Kota Medan, Fraksi PKS DPRD Medan Sampaikan Sejumlah Catatan Penting
  • Bazar UMKM Ramaikan APEKSI di Medan, PWPM Ikut Gerakkan Ekonomi Lokal
  • Laba Bersih PTPN IV PalmCo Melonjak 90 Persen Capai Rp7,08 Triliun pada 2025
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com