Rabu, Juli 1, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Politik

DPRD Sumut Ingatkan Potensi Migrasi Konsumen ke Elpiji 3 Kg Dampak Kenaikan Harga LPG Nonsubsidi

Oleh Redaksi 15
Minggu, 26 April 2026
Foto: Anggota Komisi B DPRD Sumatera Utara (Sumut), Muniruddin Ritonga.(Dok: Markus Pasaribu/Sumut Pos)

Anggota Komisi B DPRD Sumatera Utara (Sumut), Muniruddin Ritonga.(Dok: Markus Pasaribu/Sumut Pos)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Medan, SeputarSumut — Kenaikan harga elpiji (LPG) nonsubsidi yang baru saja diberlakukan dikhawatirkan akan memicu perpindahan konsumsi masyarakat ke LPG subsidi tabung 3 kilogram (kg). Muniruddin Ritonga selaku Anggota Komisi B DPRD Sumatera Utara memberikan peringatan bahwa pergeseran tren penggunaan bahan bakar tersebut berpotensi mengganggu ketersediaan stok untuk masyarakat kurang mampu jika tidak segera diantisipasi.

Menurut pandangan Muniruddin, fenomena ini merupakan persoalan serius yang perlu ditangani sejak awal. Jika terjadi migrasi konsumen dari kelompok nonsubsidi ke subsidi secara masif, maka stok LPG 3 kg di tingkat pasar dikhawatirkan menjadi terbatas dan sulit diakses oleh warga yang benar-benar membutuhkan.

Sorot Politik: DPRD Sumut Ingatkan Potensi Migrasi Konsumen ke Elpiji 3 Kg Dampak Kenaikan Harga LPG Nonsubsidi

Iklan Indako SeputarSumut

Dalam keterangannya pada Sabtu, 25 April 2026, ia menekankan pentingnya perhatian khusus dari berbagai pihak terkait agar kebutuhan subsidi tetap terjaga dengan baik. Kenaikan harga pada sektor nonsubsidi tidak boleh sampai memberikan dampak negatif berupa kelangkaan gas bagi rakyat kecil di lapangan.

Politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut mendesak pemerintah daerah dan instansi terkait untuk meningkatkan intensitas pengawasan terhadap alur distribusi LPG subsidi. Langkah ini diperlukan demi memastikan bantuan energi tetap sasaran, sekaligus menjaga keseimbangan pasar agar dinamika harga energi nonsubsidi tidak langsung membebani masyarakat pada kelas ekonomi bawah.

Muniruddin juga mengimbau agar jangan sampai kelompok masyarakat yang berhak mendapatkan subsidi justru mengalami kesulitan memperoleh gas melon tersebut akibat adanya peralihan dari pengguna gas nonsubsidi. Hal ini menuntut adanya kerja sama yang solid antar seluruh elemen untuk menjaga ketepatan penyaluran.

Berita Terkait

DPRD Medan Desak Pemko Medan Realisasikan Pembuatan Kolam Retensi di Medan Tembung

DPRD Medan Kritik Penataan Kota Jelang Munas APEKSI: Jangan Bersih Hanya Karena Ada Tamu

Guna mewujudkan distribusi yang lancar dan bebas dari risiko kelangkaan, ia meminta dilakukannya koordinasi yang lebih intensif antara pihak pemerintah, Pertamina, hingga ke level distributor. Stabilitas pasokan dinilai menjadi kunci utama agar imbas dari penyesuaian harga gas nonsubsidi tidak meluas dan menjadi beban bagi masyarakat kecil di wilayah Sumatera Utara.

Keresahan ini muncul sebagai respon atas langkah PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) yang telah secara resmi melakukan penyesuaian harga LPG nonsubsidi mulai Senin, 20 April 2026. Meskipun produk gas nonsubsidi mengalami kenaikan, pemerintah memastikan harga LPG subsidi 3 kg tetap stabil sesuai dengan harga yang telah ditetapkan sebelumnya.

Detail penyesuaian harga terbaru berlaku untuk produk Bright Gas dalam berbagai ukuran kemasan. Saat ini, harga Bright Gas ukuran 5,5 kg telah mencapai angka Rp111.000, sementara untuk ukuran 12 kg mengalami kenaikan menjadi Rp230.000.

Selain produk rumah tangga, sektor industri juga mengalami perubahan tarif di mana LPG ukuran 50 kg kini dipasarkan pada rentang harga Rp1.075.000 hingga Rp1.082.000. Harga tersebut berlaku di tingkat agen dengan cakupan wilayah operasional dalam radius 60 kilometer dari Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE).(*/mst)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • HUT ke-436 Kota Medan: Stasiun Medan Layani 913 Ribu Pelanggan Selama Semester Pertama 2026
  • Pilihan Warna Baru New Honda BeAT Meluncur Simak Perubahan Desain dan Daftar Harganya
  • Kecelakaan Lalu Lintas di Tikungan Siahaan Toba Dua Mobil Terlibat Tabrakan dan Dua Pengemudi Dilarikan ke Rumah Sakit
  • Kekalahan Serena Williams di Wimbledon 2026: Maya Joint Cetak Kejutan di Babak Pertama
  • Pertamax Turbo Topang Performa Ratusan Pembalap di Ajang MotoPrix Region A Sumatera 2026 Aceh
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com