Kamis, Juli 2, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Nasional

Dua Gunung di Pulau Halmahera Meletus Tadi Siang

Oleh Redaksi 15
Minggu, 27 Juli 2025
Foto: Gunung Api Dukono saat meletus di Halmahera Utara, Maluku Utara, pada 27 Juni 2025. (Dok Magma ESDM)

Gunung Api Dukono saat meletus di Halmahera Utara, Maluku Utara, pada 27 Juni 2025. (Dok Magma ESDM)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta, SeputarSumut – Dua vulkan di Pulau Halmahera, Maluku Utara, yaitu Gunung Dukono dan Gunung Ibu, mengalami letusan pada siang hari Minggu (27/7) ini.

Berdasarkan informasi dari magma. esdm. go. id, letusan Gunung Ibu berlangsung pada pukul 11.12 WIT dengan ketinggian kolom asap yang terlihat sekitar 800 m di atas puncaknya (sekitar 2125 m di atas permukaan laut).

Lintas Nasional: Dua Gunung di Pulau Halmahera Meletus Tadi Siang

Iklan Indako SeputarSumut

“Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi 81 detik,” demikian keterangan yang tercantum dalam laman tersebut.

Sehubungan dengan situasi tersebut, penduduk di sekitar Gunung Ibu dan para pengunjung/wisatawan diimbau untuk tidak melakukan aktivitas dalam jarak 2 km dan perluasan sektoral sejauh 3,5 km menuju area bukaan kawah di sisi utara kawah yang aktif.

Gunung Ibu yang terletak di kabupaten/kota Halmahera Barat saat ini berada pada status level II (Waspada).

Berita Terkait

BMKG Pastikan Potensi Gelombang Panas Ekstrem Eropa Sangat Kecil Terjadi di Indonesia

Amanat dan Lima Pesan Penting Presiden Prabowo Subianto di Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-80

Masih di pulau yang sama, sekitar 50 kilometer jauhnya, Gunung Dukono juga mengalami erupsi pada waktu yang sama.

Mengutip dari laman tersebut, “Terjadi erupsi G. Dukono pada hari Minggu, 27 Juli 2025, pukul 11:19 WIT dengan tinggi kolom abu teramati ± 3000 m di atas puncak (± 4087 m di atas permukaan laut).”

Kolom asap yang terpantau memiliki warna dari putih hingga abu-abu dengan kepadatan yang lebih kuat di bagian utara. Pada saat laporan ini ditulis, aktivitas erupsi masih berlangsung.

Sebelumnya, pada pagi hari ini, gunung itu juga meletus dengan tinggi kolom asap yang serupa.

Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Dukono yang terletak di Kabupaten Halmahera Utara mencatat bahwa Gunung Dukono mengalami erupsi pada pukul 05.45 WIT, melepaskan abu vulkanik setinggi 3.000 meter di atas puncak gunung.

“Gunung Dukono pada pagi ini erupsi dengan kolom abu teramati setinggi 3.000 meter,” kata Petugas PGA Dukono Bambang Sugiono, seperti dikutip dari Antara.

Menurutnya, kolom asap yang terlihat berwarna putih hingga abu-abu dengan intensitas yang kental mengarah ke barat daya dan barat laut.

Dia menjabarkan bahwa erupsi terpantau di seismogram dengan amplitudo tertinggi 33 mm dan durasi selama 129,66 detik dari Pos PGA Dukono yang terletak di Desa Mamuya, Kecamatan Galela.

“Saat ini kondisi gunung api setinggi 1.087 meter dari permukaan laut itu berada pada status Level II atau Waspada,” ujarnya.

Sebagai hasilnya, ia menambahkan, warga yang tinggal di sekitar Gunung Dukono serta pengunjung dan wisatawan disarankan untuk tidak melakukan kegiatan mendaki atau mendekati Kawah Malupang Warirang dalam jarak 4 kilometer.

“Imbauan itu disampaikan mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap,” kata Bambang.(cnni)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • OJK Sumut dan Pemkab Tapanuli Utara Jalin Kerja Sama Skema SEJAGAT Perkuat Ekosistem Jagung Rakyat
  • Hasil Piala Dunia 2026 Amerika Serikat vs Bosnia Bermain 10 Orang AS Menang 2-0 Lolos 16 Besar
  • Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei
  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.640.000 Per Gram, Segini Rincian Lengkapnya
  • BMKG Pastikan Potensi Gelombang Panas Ekstrem Eropa Sangat Kecil Terjadi di Indonesia
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com