seputar-Medan | Pengurus Daerah (PD) Al Jam’iyatul Al Washliyah Kota Medan mengadakan tasyakuran atau syukuran atas penabalan nama dua tokoh Al Washliyah sebagai nama dua jalan di Kota Medan, Minggu (28/01/2024).
Kedua ruas jalan tersebut yakni Jalan Mabar menjadi Jalan M Arsyad Thalib Lubis dan Jalan Rajawali menjadi Jalan Abdul Halim Harahap.
Info Medan: Dua Tokoh Al Washliyah Resmi Jadi Nama Jalan di Kota Medan
Ketua PD Al Washliyah Kota Medan Abdul Hafiz Harahap mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution yang menetapkan perubahan dua ruas nama jalan tersebut.
“Ini adalah bentuk kecintaan kita kepada organisasi dan tokoh-tokohnya. Mereka para tokoh yang layak menjadi panutan bagi warga Washliyah sampai kapanpun,” pungkasnya.
Acara tasyakuran tersebut dimeriahkan dengan penampilan atraksi pencak silat dari siswa MTs Al Washliyah dan diakhiri dengan pembukaan tabir penutup plang nama Jalan M Arsyad Thalib Lubis.
Ungkapan terima kasih kepada Pemko Medan juga disampaikan Ketua PW Al Washliyah Sumut Dedi Iskandar Batubara.
“Hari ini PD Al Washliyah Kota Medan melaksanakan syukuran atas penabalan dua ruas jalan kita di Kota Medan. Saya kira yang pertama, atas nama Al Washliyah Sumatera Utara kami mengucapkan terima kasih kepada Pemko Medan yang telah memberikan apresiasi kepada Al Washliyah dengan menyematkan nama tokoh dan ulama Al Washliyah menjadi nama ruas jalan di Kota Medan,” ujar Dedi Iskandar Batubara.

Nama Syeikh Muhammad Arsyad Thalib Lubis (Arsjad Thalib Lubis) sendiri kata Dedi Iskandar Batubara adalah salah seorang tokoh pendiri Al Washliyah di tahun 1930, selain Syeikh Muhammad Yunus, Syeikh Abdurrahman Syihab, Ismail Banda, Yusuf Ahmad Lubis, Adnan Nur Lubis, Udin Syamsuddin, Nukman Sulaiman, dan lainnya.
“Tuan Arsyad ini seorang ulama masyhur, seorang pendidik, dan pejuang. Bahkan kita pernah usulkan nama beliau untuk jadi pahlawan nasional. Namun mungkin butuh beberapa proses lagi,” sebut Anggota DPD RI asal Sumut ini.
Sedangkan untuk nama H Abdul Halim Harahap, lanjut Dedi, merupakan sosok tokoh yang menjabat Ketua PW Al Washliyah Sumut periode 1997-2005, serta senator pertama asal Sumut atau anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI periode 2004-2009.
Turut hadir dalam acara tasyakuran tersebut Ketua MUI Kota Medan Hasan Maksum, mewakili Wali Kota Medan, Camat Medan Perjuangan Pandapotan Ritonga, Ketua Muslimat Al Washliyah Medan Hj Hasnil Aida Nasution serta para Pengurus Cabang Al Washliyah dan ranting serta seratusan warga. (red)


