Jumat, Juli 3, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Internasional

Duh! Pesawat Delay 35 Jam, Penumpang Jatuh Sakit Kehabisan Obat

Oleh Redaksi 15
Rabu, 9 Oktober 2024
Foto: Pesawat Ryanair. 

Pesawat Ryanair. 

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar – Jakarta | Seorang wanita asal Skotlandia terdampar di Albania setelah pesawat Ryanair yang ditumpanginya delay puluhan jam. Dia pun sampai mengalami sakit parah karena kehabisan obat imbas dari penundaan tersebut

Dilansir Daily Record, Selasa (8/10/2024), penumpang tersebut adalah Amelia Weir. Dia adalah satu dari ratusan penumpang yang terjebak di Tirana, Albania.

Dunia Internasional: Duh! Pesawat Delay 35 Jam, Penumpang Jatuh Sakit Kehabisan Obat

Iklan Indako SeputarSumut

Awalnya penerbangan ke Bandara Edinburgh dijadwalkan take off pada Jumat (4/10) pukul 10.55. Namun harus tertunda hingga Sabtu (5/10) pukul 21.50 waktu setempat.

Penundaan itu membuat para penumpang, termasuk Amelia harus menunggu selama 35 jam agar bisa kembali ke rumah.

Menunggu delay penerbangan bagi penumpang sehat tentunya sudah bikin pusing. Apalagi, bagi Amelia yang sedang sakit, bahkan harus menunggu selama 35 jam.

Berita Terkait

Delapan Biksu Buddha Tewas Ditabrak Truk Pikap yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun di Thailand

Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei

Amelia diketahui menderita hernia hiatus, dan dia terbang untuk memenuhi jadwal operasi. Saat ini, dia harus mengonsumsi obat dokter secara rutin.

Pada saat menunggu kepastian penerbangan itu, Amelia malah kehabisan obat. Badannya pun menjadi lemah dan tidak berdaya. Dia hanya sanggup berbaring di bangku bandara dengan kondisi tubuh mengalami keringat dingin.

Menurut Edinburgh Live, kondisi kesehatan Amelia yang menurun dikhawatirkan membuatnya tidak dapat terbang. Tetapi, dia tegas menolak.

“Saya berkata, itu bukanlah sebuah pilihan. Saya harus pulang. Saya sudah kehilangan dua pekerjaan dan anak laki-laki saya membutuhkan saya. Saya harus kembali ke anak saya,” kata dia.

“Saya juga baru saja membeli rumah sendiri, jadi setiap hal kecil akan sangat membantu. Saat di Tirana, saya mungkin telah menghabiskan sekitar 200 pound sterling (sekitar Rp 4,1 juta) hanya untuk makanan dan keperluan lainnya. Ryanair memberi kami voucher 8 euro (sekitar Rp 137 ribu), tapi itu tidak cukup untuk membayar di bandara, sangat tidak memadai,” kata dia.

Penundaan keberangkatan itu membuatnya trauma. Bahkan kini dia bersumpah tidak akan terbang kembali dengan maskapai tersebut.

“Saya tidak akan pernah terbang dengan Ryanair lagi. Saya akan berlibur bersama anak saya minggu depan dengan easyJet, namun sejujurnya, saya bahkan tidak ingin menginjakkan kaki di bandara lagi sekarang. Saya sudah sering bepergian dan terbang sejak saya masih bayi, tetapi saya belum pernah mengalami hal seperti ini sebelumnya. Sangat menghebohkan,” ujar dia.

Sementara itu, juru bicara Ryanair pun mengonfirmasi soal keterlambatan rute penerbangan tersebyt akibat masalah teknis.

“Penerbangan dari Tirana ke Edinburgh (4 Oktober) ditunda semalam karena masalah teknis pada pesawat. Para penumpang telah diberitahu dan diberikan akomodasi semalam, sementara para teknisi memperbaiki pesawat, yang memakan waktu lebih lama dari perkiraan awal sehingga para penumpang menerima sejumlah pembaruan estimasi waktu keberangkatan karena kami berusaha untuk terus memberikan informasi kepada mereka,” ujar juru bicara.

“Untuk meminimalkan gangguan pada penumpang, kami mengatur pesawat pengganti dari Edinburgh untuk mengoperasikan penerbangan ini, yang diberangkatkan keesokan harinya (5 Oktober) dengan 144 penumpang. Kami dengan tulus meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat penundaan teknis yang tidak dapat dihindari ini,” dia menambahkan. (detiktravel)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Empat Rumah Warga di Pintu Bosi Tapanuli Utara Hangus Terbakar
  • Pertamina Patra Niaga Sumbagut Gelar Pelatihan Go Global Academy Bareng Universitas Riau Demi Dorong UMKM Tembus Pasar Internasional
  • Umat Buddha di Medan Tembung Rayakan Sejit Dewa Zhang Tien She dengan Khidmat
  • Antusiasme Libur Sekolah Tinggi, KAI Sumut Kembali Operasikan KA Sribilah Fakultatif Rute Medan-Rantauprapat
  • Sektor Jasa Keuangan Sumatera Utara Tetap Stabil dan Tumbuh Positif, Intermediasi Perbankan Berjalan Baik
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com