Sabtu, Juli 4, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Ekonomi

Ekspor Sumut Melejit 32,25% di Januari–Agustus 2025, Minyak Nabati dan Tiongkok Jadi Penopang Utama

Oleh Redaksi 15
Jumat, 3 Oktober 2025
Foto: Rusia menjadi negara tujuan yang mengalami penurunan nilai ekspor terbesar.(Foto/obserwatorfinansowy.pl)

Rusia menjadi negara tujuan yang mengalami penurunan nilai ekspor terbesar.(Foto/obserwatorfinansowy.pl)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Medan, SeputarSumut – Kinerja ekspor Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mencatat tren yang sangat positif pada periode Januari hingga Agustus 2025.

Merujuk data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, menunjukkan peningkatan nilai ekspor 10 golongan barang utama mencapai 32,25 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024.

Berita Ekonomi: Ekspor Sumut Melejit 32,25% di Januari–Agustus 2025, Minyak Nabati dan Tiongkok Jadi Penopang Utama

Iklan Indako SeputarSumut

Kepala BPS Sumut Asim Saputra  mengatakan, peningkatan signifikan ini didorong oleh kontribusi masif dari Sektor Industri. Kontribusi nilai ekspor pada sektor ini mencapai 92,79 persen dari total ekspor Sumut sepanjang Januari–Agustus 2025. Sektor vital ini membukukan kenaikan signifikan sebesar US$1.393,55 juta (22,03%).

Sementara itu, Sektor Pertanian juga menunjukkan pertumbuhan, naik sebesar US$57,92 juta (10,82%) dibandingkan Januari–Agustus 2024, meskipun kontribusinya relatif kecil, yakni 7,20 persen.

Asim Saputra menyebut, peningkatan tertinggi nilai ekspor tercatat pada golongan Lemak dan Minyak Hewan/Nabati, yang melambung sebesar US$920,41 juta (36,33%). Golongan ini menjadi komoditas penyumbang terbesar di antara sepuluh golongan barang utama Sumut. Diikuti oleh golongan Berbagai Produk Kimia yang naik fantastis sebesar US$347,30 juta (39,79%).

Berita Terkait

OJK Perkuat Ekosistem Aset Keuangan Digital dan Kripto Melalui Roadmap 2026-2031

IHSG Menguat 2,28 Persen Mengikuti Tren Bursa Asia pada Akhir Pekan

“Kenaikan tajam pada komoditas seperti minyak nabati membuktikan bahwa produk hilirisasi Sumut semakin kompetitif di pasar global,” ujar Asim Saputra di Medan, Jumat (03/10/2025).

Asim Saputra menjelaskan, secara keseluruhan, 10 golongan barang utama telah mampu memberikan kontribusi sebesar 90,16 persen terhadap total ekspor. “Ini adalah sinyal pertumbuhan ekonomi yang kuat,” bilang Asim.

Tiongkok, AS, dan India sebagai Tujuan Utama Ekspor

Asim Saputra juga menjelaskan, pangsa pasar ekspor Sumut terkonsentrasi di tiga negara utama, yakni Tiongkok,  Amerika Serikat, dan India. Ketiganya secara kolektif menyumbang 36,17 persen dari total ekspor Sumut, dengan rincian nilai ekspor masing-masing sebesar US$1.343,86 juta, US$1.017,95 juta, dan US$616,54 juta.

“Asia di luar ASEAN masih merupakan kawasan pasar yang paling potensial bagi produk-produk Sumut, menyerap sekitar 36,53 persen dari total barang ekspor kita,” tambah Asim Saputra.

Di kawasan tersebut, selain Tiongkok dan India, pasar seperti Jepang dan Korea Selatan juga menjadi tujuan ekspor yang menjanjikan, dengan nilai ekspor masing-masing US$407,03 juta dan US$201,46 juta.

Kendati tren positif secara umum, Asim Saputra menyoroti adanya penurunan pada beberapa komoditas dan negara tujuan. Selama Januari–Agustus 2025, golongan barang Ikan dan Udang  mengalami penurunan nilai ekspor sebesar US$2,32 juta (-1,01%).

Sementara itu, negara tujuan utama yang mencatat penurunan terbesar adalah Rusia,  dengan penurunan sebesar US$43,23 juta dibandingkan periode yang sama tahun 2024.(Siong)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • OJK Perkuat Ekosistem Aset Keuangan Digital dan Kripto Melalui Roadmap 2026-2031
  • IHSG Menguat 2,28 Persen Mengikuti Tren Bursa Asia pada Akhir Pekan
  • Status Gunung Anak Krakatau Naik ke Level III Siaga, Kapal di Selat Sunda Diminta Waspada
  • Rangkaian Prosesi Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Dimulai Hari Ini di Iran
  • Remaja 16 Tahun Tenggelam di Sungai Ular Serdang Bedagai Masih Dalam Pencarian
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com