Sabtu, Juli 4, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Daerah

Fadhil Rahmi Gantikan Tu Sop Dampingi Bustami Hamzah di Pilgub Aceh

Oleh Redaksi 15
Jumat, 13 September 2024
Foto: Calon Gubernur Aceh, Bustami Hamzah, saat menerima surat dukungan dari PAS selaku partai pengusung terkait penunjukan Fadhil Rahmi sebagai pendamping pengganti Tu Sop, Jumat (13/9/2024) di kantor setempat.(Kompas.com/Zuhri Noviandi)

Calon Gubernur Aceh, Bustami Hamzah, saat menerima surat dukungan dari PAS selaku partai pengusung terkait penunjukan Fadhil Rahmi sebagai pendamping pengganti Tu Sop, Jumat (13/9/2024) di kantor setempat.(Kompas.com/Zuhri Noviandi)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar-Banda Aceh | Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Aceh, Muhammad Fadhil Rahmi, ditunjuk sebagai bakal calon wakil gubernur mendampingi Bustami Hamzah untuk Pilkada Aceh 2024.

Diketahui, sebelumnya Bustami Hamzah berpasangan dengan Tgk Muhammad Yusuf A Wahab (Tu Sop) sebagai bakal calon gubernur dan wakil gubernur.

Kabar Daerah: Fadhil Rahmi Gantikan Tu Sop Dampingi Bustami Hamzah di Pilgub Aceh

Iklan Indako SeputarSumut

Namun di tengah perjalanan setelah proses pendaftaran dan mengikuti pemeriksaan kesehatan, serta ikut uji mampu baca Alquran, Tu Sop meninggal dunia di Jakarta. Kabar duka itu sontak mengejutkan seluruh masyarakat di Aceh.

Penunjukan Fadhil Rahmi menggantikan almarhum Tu Sop, telah disepakati melalui proses musyawarah dilakukan partai koalisi. Bakal Calon Gubernur Aceh, Bustami Hamzah mengatakan, semua partai pendukung dan koalisi sudah mengetahui dan setuju dengan penunjukan Fadhil Rahmi.

“Insyaallah semua sudah satu, keputusan kemarin semua partai pengusung kita sudah duduk, alhamdulillah dengan izin Allah kita bersepakat dengan Syeh Fadhil,” kata Bustami saat menerima surat dukungan dari PAS selaku partai pengusung, Jumat (13/9/2024) di kantor setempat.

Berita Terkait

Remaja 16 Tahun Tenggelam di Sungai Ular Serdang Bedagai Masih Dalam Pencarian

Empat Rumah Warga di Pintu Bosi Tapanuli Utara Hangus Terbakar

Bustami menyebutkan, pemilihan pasangan itu juga sudah melalui proses persetujuan atau izin para ulama. Katanya, Fadhil Rahmi juga irisan dari ulama serta memiliki niat yang sama membangun Aceh lebih baik.

“Saya terus berkomunikasi menyamakan persepsi, bahwa di antara ini jatuhlah pilihan ini dengan takdir,” ujarnya.

Menurut Bustami, ada beberapa nama yang pilihan pengganti Tu Sop tersebut. Dalam proses ini juga ada dinamika. “Tapi di ujungnya kami bersama. Semua ini bersatu untuk Aceh lebih baik, itu saja yang kami dasari dari pemikiran. Insyaallah kami terus bersama ulama untuk aceh lebih baik ke depan,” tutur dia.

Ketua Partai Adil Sejahtera (PAS), Bulqaini Tanjongan atau Tu Bulqaini mengatakan, pihaknya tidak mempermasalahkan pemilihan Fadhil Rahmi, sebab sosoknya juga berlatar belakang dari pesantren.

“Tentang akidahnya tidak diragukan lagi, maka PAS mendukung beliau,” ucapnya.

Sementara itu, Fadhil Rahmi menyebutkan, penunjukan dirinya menggantikan Tu Sop adalah bagian dari perintah dan juga melalui restu para guru-gurunya.

“Saya orang sami’na waata’na, ini bagian dari pada perintah, kenapa, karena ini ada restu dari pada guru-guru. Jarang saya menemukan amanah dari guru-guru. Jadi ketika ada kesempatan dan restu, bearti itu perintah bagi saya dan saya tidak bisa menolak, ini prinsip dari pada saya sebagai santri,” tutur dia. (kompas)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • OJK Perkuat Ekosistem Aset Keuangan Digital dan Kripto Melalui Roadmap 2026-2031
  • IHSG Menguat 2,28 Persen Mengikuti Tren Bursa Asia pada Akhir Pekan
  • Status Gunung Anak Krakatau Naik ke Level III Siaga, Kapal di Selat Sunda Diminta Waspada
  • Rangkaian Prosesi Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Dimulai Hari Ini di Iran
  • Remaja 16 Tahun Tenggelam di Sungai Ular Serdang Bedagai Masih Dalam Pencarian
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com