Jakarta, SeputarSumut – Sebuah gempa bumi dengan magnitudo 5,9 mengguncang wilayah Jepang, berpusat di lepas pantai timur Prefektur Aomori pada Rabu (10/12) menjelang tengah malam.
Tidak ada laporan mengenai korban jiwa atau peringatan tsunami yang menyertai kejadian tersebut. Dilaporkan oleh NHK, gempa bumi ini memiliki kedalaman fokus sekitar 30 kilometer.
Dunia Internasional: Gempa M 5,9 Guncang Lepas Pantai Aomori Jepang
Menurut informasi dari NHK, guncangan gempa yang terjadi pada hari Rabu ini tercatat memiliki skala intensitas antara 1 hingga 4. Khususnya di Kota Gonohe, getaran dengan intensitas 4 dirasakan kuat oleh warga di Prefektur Aomori.
Sementara itu, Pusat Seismologi Mediterania Eropa (EMSC) mencatat angka yang sedikit berbeda, yaitu magnitudo 5,7 untuk gempa ini. Sebelumnya, EMSC sempat merilis data awal yang menyebutkan kekuatan gempa sebesar magnitudo 6,5.
Hingga saat ini, belum ada konfirmasi atau laporan mengenai adanya kerusakan infrastruktur yang disebabkan oleh gempa terbaru ini.
Sebelumnya, panel pemerintah Jepang telah memberikan peringatan bahwa gempa susulan berpotensi terjadi dalam kurun waktu satu pekan di wilayah-wilayah yang sebelumnya dilanda gempa berkekuatan M 7,5 pada hari Senin (8/12).
Gempa berkekuatan besar yang dimaksud itu terjadi di lepas pantai timur Prefektur Aomori. Saat itu, getaran gempa yang dicatat di Kota Hachinohe melampaui intensitas 6 dari skala maksimal 7.
Dampak dari gempa dahsyat tersebut dilaporkan mengakibatkan 50 orang mengalami luka-luka di tiga prefektur.
Setelah terjadinya gempa M 7,5, para pejabat terkait juga memperingatkan adanya peningkatan risiko gempa kuat di sepanjang Palung Jepang dan Palung Chishima yang berlokasi di lepas pantai Hokkaido.
Masyarakat diminta untuk mengambil langkah-langkah pencegahan, seperti memastikan perabotan rumah tangga sudah aman dan menyusun rencana evakuasi yang tepat. Imbauan ini disampaikan oleh Profesor Emeritus Universitas Tokyo, Hirata Naoshi, yang juga merupakan ketua panel.(*/cnni)


