Medan, SeputarSumut — Sinergi guna menuntaskan persoalan wilayah tanpa sinyal atau blank spot serta merealisasikan pemerataan akses komunikasi, terutama internet, di kawasan pelosok terus digalakkan oleh Gubernur Sumatra Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution dengan merangkul seluruh provider telekomunikasi untuk berkolaborasi bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut. Langkah perluasan jaringan telekomunikasi ini dinilai sebagai salah satu instrumen krusial dalam menyokong agenda pembangunan sekaligus mendongkrak standar kualitas hidup publik, khususnya bagi daerah yang masih terbelenggu oleh keterbatasan akses jaringan.
Himbauan strategis tersebut diutarakan langsung oleh Bobby Nasution sewaktu menyambut agenda audiensi dari jajaran manajemen Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) yang dilangsungkan di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Sudirman Nomor 41, Medan pada Kamis, 4 Juni 2026.
Info Medan: Gubernur Bobby Nasution Ajak Provider Telekomunikasi Atasi Wilayah Blank Spot di Sumut
“Oleh karena itu, kami mengajak provider telekomunikasi untuk berkolaborasi mengatasi daerah blank spot, dimulai dari wilayah Kepulauan Nias,” kata Bobby.
Di samping memacu program ekspansi jaringan siber, Bobby Nasution turut mengundang pihak provider untuk memadukan potensi dalam mengawal bermacam-macam program kerja pembangunan daerah, di mana salah satu fokus utamanya adalah penguatan kapasitas literasi digital bagi masyarakat luas. Dirinya berpandangan bahwa bekal pemahaman seputar dunia digital tersebut sangat mendesak untuk ditanamkan sejak usia dini dengan memanfaatkan ekosistem di lingkungan pendidikan.
“Soal literasi digital, kita juga bisa berkolaborasi mulai dari tingkat sekolah, baik SD, SMP, maupun SMA,” ujarnya.
Urgensi atas penguatan literasi digital ini diklaim Bobby Nasution memegang peranan yang semakin fundamental seiring dengan laju pergerakan kemajuan teknologi yang bergulir sedemikian kilat. Berdasarkan pertimbangan tersebut, kelompok generasi muda wajib dipersenjatai dengan kecakapan mumpuni agar dapat mendayagunakan instrumen teknologi secara bijaksana, produktif, serta bertanggung jawab.
Pada momen pertemuan bersangkutan, Gubernur Sumut juga melayangkan ajakan bagi pihak provider telekomunikasi untuk memberikan dukungan penuh dalam menyukseskan pelbagai perhelatan berkelas nasional maupun internasional yang dijadwalkan bakal digelar di Sumut. Salah satu kalender agenda terdekat yang membutuhkan pasokan konektivitas andal adalah penyelenggaraan ajang Ultra-Trail du Mont-Blanc (UTMB) 2026 yang akan mengambil tempat di wilayah Sumut.
Merespons paparan tersebut, EVP-Head of Circle Sumatra Indosat Ooredoo Hutchison, Agus Sulistio, mengutarakan bahwa garis visi dan misi yang diusung oleh korporasinya berjalan selaras dengan rupa-rupa program pembangunan yang tengah digulirkan oleh pihak Pemerintah Provinsi Sumatra Utara. Pihak Indosat menegaskan komitmen kontinu mereka untuk memperlebar cakupan konektivitas serta menyajikan fasilitas layanan telekomunikasi yang mampu menjangkau lebih banyak elemen masyarakat, termasuk mengawal program optimasi jaringan di wilayah-wilayah yang membutuhkan eskalasi mutu konektivitas.
“Program yang disampaikan Bapak Gubernur selaras dengan tujuan Indosat untuk memberdayakan masyarakat Indonesia melalui teknologi. Kami percaya bahwa konektivitas dan literasi digital dapat membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk berkembang, belajar, dan berpartisipasi dalam ekonomi digital. Kami siap mendukung berbagai upaya yang mendorong pemerataan akses digital di Sumatra Utara,” ujar Agus.
Agus memberikan penjelasan lebih lanjut bahwa hingga saat ini jangkauan infrastruktur jaringan milik Indosat dilaporkan telah mengover kisaran 93% dari total populasi penduduk di wilayah Sumatra Utara. Selain konsisten memacu akselerasi perluasan layanan telekomunikasi, entitas Indosat terpantau aktif mengeksekusi beraneka program literasi digital berikut agenda pemberdayaan masyarakat lewat jalinan kemitraan bersama rupa-rupa pemangku kepentingan di area Sumatra Utara.
“Untuk membangun literasi digital, kami telah bekerja sama dengan beberapa kampus dalam program pembelajaran digital,” katanya.
Pola interaksi yang kokoh antara jajaran birokrasi pemerintahan dengan elemen sektor privat dinilai bertindak sebagai salah satu kunci utama dalam mengaselerasikan pemerataan faedah dunia digital bagi publik. Mengandalkan gelora semangat #LebihBaikIndosat, korporasi Indosat berkomitmen untuk menyuguhkan implikasi positif dari pemanfaatan teknologi secara lebih luas bagi konsumsi masyarakat, membuka lebar pintu keterjangkauan terhadap aneka peluang baru, serta mendampingi jalannya roda pembangunan yang berkarakter lebih inklusif di berbagai penjuru wilayah Indonesia.
Rangkaian agenda pertemuan strategis ini terpantau ikut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, di antaranya adalah Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumut Basarin Yunus Tanjung beserta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Erwin Hotmansah Harahap.(Siong)

