Jumat, Juli 3, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Ekonomi

Harga Bahan Pokok di Medan Naik Awal Februari

Oleh Redaksi 15
Kamis, 5 Februari 2026
Foto: Kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok masyarakat membayangi awal pekan Februari 2026.(Istimewa)

Kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok masyarakat membayangi awal pekan Februari 2026.(Istimewa)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Medan, SeputarSumut — Kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok masyarakat mulai membayangi awal pekan Februari 2026, dengan komoditas seperti cabai merah, daging sapi, hingga daging ayam yang menunjukkan tren peningkatan signifikan di pasar-pasar Kota Medan.

Pengamat Ekonomi Sumatera Utara, Gunawan Benjamin, mengungkapkan bahwa berdasarkan pantauan melalui Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) serta pengamatan langsung di lapangan, lonjakan harga ini dipicu oleh faktor yang beragam mulai dari gangguan pasokan hingga pergeseran permintaan pasar.

Berita Ekonomi: Harga Bahan Pokok di Medan Naik Awal Februari

Iklan Indako SeputarSumut

“Harga cabai merah pada akhir Januari terpantau masih di kisaran Rp29.400 per kg di Kota Medan, namun saat ini transaksi di lapangan sudah melonjak dan menyentuh angka Rp37.000 per kg,” jelas Gunawan Benjamin pada Kamis (5/2/2026).

Menurut analisanya, lonjakan harga cabai merah ini murni dipicu oleh masalah ketersediaan barang. Menurunnya jumlah pasokan dari sejumlah wilayah penyangga, salah satunya dari Kabupaten Batubara, mulai memberikan tekanan yang nyata pada harga jual di tingkat pedagang.

Kenaikan juga merembet pada komoditas protein hewani. Harga daging ayam di Kota Medan yang sebelumnya berada di level Rp41.000 per kg di akhir Januari, kini telah merangkak naik ke posisi Rp42.000 per kg. Fenomena serupa terjadi pada daging sapi yang semula Rp136.500 per kg kini dijual sekitar Rp140.000 per kg.

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.640.000 Per Gram, Segini Rincian Lengkapnya

Inflasi Sumatera Utara Juni 2026 Tembus 4,79 Persen, Wilayah Ini Alami Lonjakan Tertinggi

Gunawan Benjamin menjelaskan bahwa penyebab kenaikan pada kedua jenis daging tersebut sangat berbeda. Untuk daging sapi, kenaikan harga jual di pasar lebih disebabkan oleh melambungnya Harga Pokok Produksi (HPP) yang memaksa pedagang melakukan penyesuaian harga demi menjaga margin.

Sementara itu, lonjakan harga daging ayam diduga kuat berkaitan dengan faktor permintaan baru di pasar. Gunawan menilai posisi ketersediaan stok atau supply daging ayam saat ini sebenarnya relatif stabil dan tidak banyak berubah jika dibandingkan dengan hari normal biasanya.

“Berdasarkan hasil observasi, kenaikan harga daging ayam diduga dipicu oleh permintaan yang naik. Dugaan kuat mengarah pada kenaikan permintaan dari dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), mengingat posisi pasokan dasarnya tetap stabil,” ujar Gunawan.

Meski demikian, Gunawan Benjamin optimistis bahwa isu kenaikan harga daging ayam ini bersifat sementara dan relatif mudah diatasi oleh para peternak. Selama biaya produksi tidak ikut membengkak, peternak diyakini mampu menyesuaikan volume pasokan untuk memenuhi lonjakan permintaan tersebut.

Apalagi saat ini harga jagung yang merupakan bahan baku pakan utama justru sedang mengalami penurunan dan ditransaksikan di kisaran Rp6.150 per kg. Kondisi ini memberikan ruang bagi produsen untuk menyeimbangkan pasar tanpa harus menaikkan harga lebih jauh.

“Peternak akan menanti bagaimana permintaan membentuk keseimbangan pasar. Setelah itu, mereka akan menyesuaikan pasokan untuk menciptakan titik keseimbangan baru. Urgensi tertinggi bagi pemerintah saat ini adalah mengendalikan pasokan dan harga bahan baku ternak, bukan membatasi sisi permintaan,” tutup Gunawan Benjamin.(Siong)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • OJK Sumut dan Pemkab Tapanuli Utara Jalin Kerja Sama Skema SEJAGAT Perkuat Ekosistem Jagung Rakyat
  • Hasil Piala Dunia 2026 Amerika Serikat vs Bosnia Bermain 10 Orang AS Menang 2-0 Lolos 16 Besar
  • Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei
  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.640.000 Per Gram, Segini Rincian Lengkapnya
  • BMKG Pastikan Potensi Gelombang Panas Ekstrem Eropa Sangat Kecil Terjadi di Indonesia
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com