Jakarta, SeputarSumut — Keputusan Pertamina untuk menaikkan harga ini terbilang cukup mendadak dan mengejutkan publik. Hal ini disebabkan karena sebelumnya pemerintah melalui Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, sempat memberikan jaminan bahwa tidak akan ada kenaikan harga bahan bakar pada bulan April 2026, meskipun situasi harga minyak mentah di pasar global sedang mengalami tren kenaikan yang signifikan.
Melalui keterangan tertulis yang dirilis pada Selasa 31 Maret 2026, Prasetyo sempat menekankan bahwa pemerintah bersama Kementerian ESDM dan Pertamina telah berkoordinasi sesuai arahan Presiden. Ia menyatakan bahwa dalam setiap pengambilan keputusan, Presiden selalu memprioritaskan kepentingan rakyat, sehingga saat itu diputuskan bahwa Pertamina belum akan melakukan penyesuaian harga baik untuk kategori BBM subsidi maupun nonsubsidi.
Berita Ekonomi: Harga BBM Nonsubsidi Pertamina Naik Drastis Per 18 April 2026 Pertamax Turbo dan Dexlite Melambung
Kabar mengenai lonjakan harga ini dapat dilihat langsung pada situs resmi mypertamina.id, yang menunjukkan perubahan pada tiga produk unggulan yaitu Pertamina Dex, Dexlite, dan Pertamax Turbo. Namun, para pengguna setia Pertamax dan Pertamax Green dapat sedikit bernapas lega karena kedua jenis bahan bakar tersebut dilaporkan tidak mengalami perubahan harga atau tetap stabil.
Pemerintah juga memastikan bahwa tidak ada perubahan harga untuk kategori BBM subsidi sehingga masyarakat tidak perlu merasa cemas. Harga jual Pertalite masih tetap konsisten di angka Rp 10.000 per liter, dan demikian pula dengan harga Biosolar subsidi yang masih bertahan pada level Rp 6.800 per liter hingga saat ini.
Jika melihat rincian di wilayah Jakarta, harga Pertamax Turbo saat ini telah menyentuh angka Rp 19.400 per liter. Jika dikalkulasi, terjadi kenaikan yang sangat mencolok sebesar Rp 6.300 per liter dari harga sebelumnya pada awal April 2026 yang tercatat masih berada di posisi Rp 13.100 per liter.
Kenaikan yang jauh lebih signifikan justru terlihat pada lini produk diesel nonsubsidi milik Pertamina. Produk Dexlite sekarang dipasarkan dengan harga Rp 23.600 per liter, atau naik sebesar Rp 9.400 dari harga lama yang sebesar Rp 14.200 per liter, sementara Pertamina Dex juga mengalami kenaikan serupa sebesar Rp 9.400 menjadi Rp 23.900 per liter dari semula Rp 14.500 per liter.
Di sisi lain, harga untuk jenis Pertamax masih berada di level Rp 12.300 per liter jika dibeli melalui SPBU dan Rp 12.200 per liter untuk pembelian di Pertashop. Sementara itu, varian Pertamax Green 95 juga dipastikan tidak bergerak dari angka Rp 12.900 per liter berdasarkan penyesuaian terbaru ini.
Secara resmi, PT Pertamina (Persero) telah memberlakukan harga baru untuk deretan produk Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi miliknya. Penyesuaian harga yang membawa dampak kenaikan cukup besar ini mulai diimplementasikan secara efektif tepat pada hari ini, Sabtu 18 April 2026.(*/dtk)

