seputar-Medan | Harga cabai merah di Kota Medan mengalami penurunan yang cukup tajam di pekan ini. Terbaru, harga cabai merah ditransaksikan paling murah di level Rp25 ribu per Kg. Rentang harga cabai merah pada hari ini berkisar Rp25 ribu hingga Rp37 ribu per Kg.
Penurunan harga cabai merah sejauh ini lebih dikarenakan oleh sisi pasokan (supply) yang mulai mengalami peningkatan.
Berita Ekonomi: Harga Cabai Merah di Medan Turun Tajam, Sentuh Rp25 Ribu per Kg
“Sementara dari sisi demand atau konsumsi, diperkirakan akan mengalami kenaikan pada pekan depan saat dimulainya tahun ajaran baru sekolah,” kata Ketua Pemantau Pangan Sumatera Utara, Gunawan Benjamin, di Medan, Kamis (11/7/2024).
Menurutnya, berdasarkan pemantauan PIHPS Kota Medan, harga cabai merah ditransaksikan rata-rata Rp35.600 per Kg. Turun dari posisi awal pekan yang berada di level Rp41 ribu per Kg.
Hal yang hampir sama juga terjadi pada cabai rawit hijau. Harga cabai rawit mengacu kepada PIHPS Kota Medan, rata-rata ditransaksikan Rp36.100 per Kg, lebih rendah dibandingkan dengan harga di awal pekan Rp39.300 per Kg.
Penurunan komoditas cabai ini mengekor penurunan harga bawang merah dan daging ayam, yang saat ini berada dalam rentang Rp22 ribu hingga Rp30 ribu per Kg serta Rp21 ribu hingga Rp28 ribu per Kg.
Selanjutnya, harga ikan tongkol juga kembali turun di kisaran Rp13 ribu per Kg. Harga daging ayam sekalipun telah menyumbang deflasi terbesar Sumut pada bulan Juni, justru masih berpeluang menyumbang deflasi lagi di bulan Juli.
Namun deflasi yang paling besar pada Juli kemungkinan akan lebih banyak didorong oleh penurunan harga cabai merah, bawang merah, daging ayam, dan cabai rawit.
Sementara wacana kenaikan harga minyak goreng subsidi (Minyakita), berpeluang akan mendorong terciptanya laju tekanan inflasi di bulan Juli.
“Sejauh ini berdasarkan hitungan saya, sekalipun minyak subsidi diwacanakan naik Rp15.700 per liter dari Rp14 ribu per liter sebelumnya, namun diproyeksikan harga minyak goreng curah relatif tidak akan terpengaruh dengan kebijakan tersebut,” pungkas Gunawan. (red)

