Jakarta, SeputarSumut — Pertandingan pekan ke-33 Liga Inggris antara Crystal Palace melawan West Ham United yang berakhir dengan skor kaca mata 0-0 resmi membawa kabar buruk bagi Wolverhampton Wanderers. Laga yang berlangsung di Stadion Selhurst Park pada Senin, 20 April 2026 waktu setempat tersebut, menjadi penentu nasib Wolves yang dipastikan harus turun kasta ke divisi kedua atau Championship pada musim mendatang.
Kondisi klasemen saat ini menempatkan Wolverhampton Wanderers di posisi juru kunci dengan perolehan hanya 17 poin dari 33 pertandingan yang telah dijalani. Meskipun masih memiliki lima sisa pertandingan, secara matematis Wolves tidak mungkin lagi mengejar ketertinggalan poin dari West Ham yang menduduki peringkat ke-17 dengan koleksi 33 poin. Selisih poin yang mencapai 16 angka tersebut sudah tidak mungkin terlampaui di sisa musim ini.
Update Olahraga: Hasil Imbang Crystal Palace vs West Ham Pastikan Wolverhampton Wanderers Degradasi dari Liga Inggris
Di sisi lain, raihan satu poin dari hasil imbang ini membuat posisi Crystal Palace masih tertahan di peringkat ke-13 klasemen sementara. Tim asuhan Oliver Glasner tersebut kini mengantongi 43 poin dari 32 laga. Menariknya, Palace hanya berselisih lima angka dari zona kualifikasi kompetisi Eropa, yang memberikan motivasi tambahan bagi mereka di pertandingan-pertandingan selanjutnya.
Mengenai jalannya laga, tuan rumah Crystal Palace sebenarnya tampil cukup agresif sejak awal dengan membuka ancaman melalui tandukan Brennan Johnson, namun arah bola masih belum tepat sasaran. Johnson kembali berupaya memecah kebuntuan melalui sebuah tembakan keras ke arah gawang, tetapi usahanya lagi-lagi gagal membuahkan angka bagi The Eagles.
Tidak tinggal diam, West Ham United juga melancarkan serangan balasan yang cukup membahayakan lini pertahanan tuan rumah. Melalui skema bola udara, bek Konstantinos Mavropanos melepaskan sundulan terarah ke gawang Palace. Beruntung bagi tuan rumah, penjaga gawang Dean Henderson tampil gemilang dan mampu menghalau bola dengan sigap untuk menjaga gawangnya tetap perawan.
Memasuki paruh kedua pertandingan, tempo permainan yang diperagakan oleh kedua tim cenderung stagnan dan tidak banyak mengalami perubahan berarti. Upaya serangan yang dibangun oleh masing-masing kubu sering kali terhenti di barisan pertahanan lawan sebelum sempat mengancam gawang. Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga, skor imbang 0-0 tidak berubah, yang sekaligus menjadi akhir perjalanan Wolverhampton Wanderers di kasta tertinggi sepak bola Inggris.(*)


