Sabtu, Juli 4, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Internasional

Hendak ke Festival Agama, 15 Orang Tewas Desak-desakan Naik Kereta

Oleh Redaksi 15
Minggu, 16 Februari 2025
Foto: Ilustrasi.

Ilustrasi.

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

New Delhi – Sebanyak 15 orang tewas dalam aksi berdesak-desakan di stasiun kereta api di New Delhi, India. Kerumunan ini terjadi akibat orang berebut untuk mengejar kereta ke festival keagamaan Kumbh Mela.

Dilansir AFP, Minggu (16/2/2025), Kumbh Mela menarik puluhan juta umat Hindu setiap 12 tahun ke kota utara Prayagraj. Kegiatan ini memiliki sejarah bencana yang berkaitan dengan kerumunan — termasuk satu bulan lalu, ketika sedikitnya 30 orang tewas dalam aksi berdesak-desakan di pertemuan suci sungai Gangga, Yamuna, dan sungai Saraswati.

Dunia Internasional: Hendak ke Festival Agama, 15 Orang Tewas Desak-desakan Naik Kereta

Iklan Indako SeputarSumut

Kerumunan di stasiun kereta api di New Delhi tampak mulai terjadi pada hari Sabtu (15/2) saat kerumunan orang berjuang untuk naik kereta api untuk acara yang sedang berlangsung. Acara akan berakhir pada tanggal 26 Februari.

“Saya dapat mengonfirmasi 15 kematian di rumah sakit. Mereka tidak mengalami luka terbuka. Sebagian besar (kemungkinan besar meninggal karena) hipoksia atau mungkin beberapa luka tumpul tetapi itu hanya akan dikonfirmasi setelah otopsi,” kata wakil kepala medis Rumah Sakit Lok Nayak di New Delhi, Dr. Ritu Saxena, kepada AFP.

Dia melaporkan belasan orang lainnya terluka akibat berdesak-desakan. Para korban disebut mengalami cidera tulang.

Berita Terkait

Delapan Biksu Buddha Tewas Ditabrak Truk Pikap yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun di Thailand

Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei

“Ada juga 11 orang lainnya yang terluka. Sebagian besar dari mereka stabil dan mengalami cedera ortopedi,” katanya.

Menteri Pertahanan Rajnath Singh mengatakan dia sangat sedih dengan hilangnya nyawa karena berdesak-desakan di stasiun kereta api New Delhi.

“Di saat duka ini, saya turut berduka pada keluarga yang ditinggalkan. Berdoa agar yang terluka segera pulih,” kata Singh dalam sebuah unggahan di media sosial.

Gubernur ibu kota, Vinai Kumar Saxena, mengatakan personel manajemen bencana telah diperintahkan untuk dikerahkan dan semua rumah sakit siap untuk menangani keadaan darurat terkait.

Menteri Perkeretaapian Ashwini Vaishnaw mengatakan kereta khusus tambahan sedang dioperasikan dari New Delhi untuk membersihkan arus umat yang membludak.

Kumbh Mela yang berlangsung selama enam minggu merupakan tonggak sejarah terbesar dalam kalender keagamaan Hindu, dan para pejabat mengatakan sekitar 500 juta umat telah mengunjungi festival tersebut sejak dimulai bulan lalu.

Lebih dari 400 orang meninggal setelah terinjak-injak dalam satu hari festival pada tahun 1954, salah satu jumlah korban terbesar dalam bencana yang berhubungan dengan keramaian di seluruh dunia.

Sebanyak 36 orang lainnya tewas tertimpa reruntuhan pada tahun 2013, saat terakhir festival tersebut diadakan di Prayagraj. (detik)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Empat Rumah Warga di Pintu Bosi Tapanuli Utara Hangus Terbakar
  • Pertamina Patra Niaga Sumbagut Gelar Pelatihan Go Global Academy Bareng Universitas Riau Demi Dorong UMKM Tembus Pasar Internasional
  • Umat Buddha di Medan Tembung Rayakan Sejit Dewa Zhang Tien She dengan Khidmat
  • Antusiasme Libur Sekolah Tinggi, KAI Sumut Kembali Operasikan KA Sribilah Fakultatif Rute Medan-Rantauprapat
  • Sektor Jasa Keuangan Sumatera Utara Tetap Stabil dan Tumbuh Positif, Intermediasi Perbankan Berjalan Baik
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com