Jakarta, SeputarSumut — Kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya menunjukkan tren penguatan kembali setelah sebelumnya sempat merosot tajam akibat sentimen transparansi MSCI. Memasuki perdagangan sesi I hari ini, pergerakan indeks saham terpantau mulai merangkak naik dan kembali menyentuh level 8.000-an.
Berdasarkan data yang dihimpun dari RTI Business pada pukul 10.25 WIB, IHSG tercatat menguat sebesar 1,05% ke posisi 8.006,21. Meskipun sempat mengalami koreksi cukup dalam pada pembukaan awal ke level 7.712,34, IHSG mampu bangkit dan bahkan sempat menembus level tertingginya di angka 8.036,86.
Berita Ekonomi: IHSG Kembali Menguat Usai Anjlok Terpa Sentimen
Aktivitas pasar menunjukkan dinamika yang cukup tinggi dengan volume perdagangan yang menyentuh angka 25,80 miliar lembar saham. Total nilai transaksi saat ini mencapai Rp 12,19 triliun, sementara frekuensi perdagangan saham sudah terjadi sebanyak 1.240.648 kali.
Kondisi pasar saat ini didominasi oleh pergerakan saham di zona hijau, di mana sebanyak 502 saham mengalami kenaikan. Sementara itu, terdapat 205 saham yang terpantau melemah dan 104 saham lainnya masih berada di posisi stagnan, menandai kebangkitan indeks setelah tekanan dalam beberapa waktu terakhir.
Jika menilik ke belakang, pada penutupan perdagangan Senin (2/2) kemarin, IHSG sempat ditutup melemah signifikan sebesar 4,88% ke level 7.922,73. Pelemahan ini bahkan tercatat semakin berat secara mingguan dengan akumulasi penurunan hingga mencapai angka 11%.
Meskipun dalam tekanan, investor asing mulai terlihat masuk kembali yang ditandai dengan catatan net foreign buy atau aksi beli bersih sebesar Rp 654,94 miliar kemarin. Namun, jika dilihat secara tahunan, IHSG sebenarnya masih menghadapi tantangan besar dengan total tekanan jual asing atau net foreign sell yang mencapai Rp 9,22 triliun.(*/dtk)


