Jumat, Juli 3, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Ekonomi

IHSG Menguat Tipis, Rupiah Melemah Jelang The Fed

Oleh Redaksi 15
Kamis, 4 Desember 2025
Foto: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencatat kenaikan signifikan. Selama sepekan terakhir.(Dok:SeputarSumut.com)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencatat kenaikan signifikan. Selama sepekan terakhir.(Dok:SeputarSumut.com)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Medan, SeputarSumut – ​Pengamat Ekonomi Sumatera Utara, Gunawan Benjamin, menyoroti pergerakan pasar keuangan hari ini, Kamis (04/12/2025), di mana Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih melanjutkan tren penguatan. Pada sesi pembukaan perdagangan, IHSG dibuka di zona hijau pada level 8.646.

​Menurut Gunawan Benjamin, kinerja IHSG tidak jauh berbeda dengan bursa-bursa lain di Asia yang terpantau bergerak bervariasi (mixed) di tengah minimnya pendorong (katalis) dari sektor ekonomi. IHSG kembali diproyeksikan akan bergerak terbatas, dengan rentang pergerakan diprediksi antara 8.620 hingga 8.670 selama sesi perdagangan berlangsung.

Berita Ekonomi: IHSG Menguat Tipis, Rupiah Melemah Jelang The Fed

Iklan Indako SeputarSumut

​”Kinerja pasar saham kita hari ini bergerak relatif stagnan mengikuti bursa regional Asia. Investor tampaknya masih menahan diri dan menanti keputusan penting dari The Fed, sehingga pergerakan IHSG cenderung terbatas,” ujar Gunawan Benjamin.

​Sementara itu, sentimen dari Amerika Serikat (AS) kembali memburuk, sebuah kondisi yang semakin memperkuat kemungkinan adanya pemangkasan bunga acuan pada pekan depan. Data ADP nonfarm employment change, yang menjadi gambaran penyerapan tenaga kerja di luar sektor pertanian, tercatat mengalami kontraksi sebesar 34 ribu pada bulan November.

​Data ketenagakerjaan AS yang melemah tersebut, pada dasarnya, memberikan ruang yang cukup besar untuk penguatan pada mata uang Rupiah. Namun, Gunawan Benjamin menyayangkan pergerakan mata uang domestik yang justru melemah tipis.

Berita Terkait

Sumut Catat Inflasi 0,23 Persen pada Juni, Kenaikan Harga Pertamax Terbendung Penurunan Harga Tomat

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.640.000 Per Gram, Segini Rincian Lengkapnya

​”Meskipun data ekonomi AS memburuk, yang seharusnya mendukung Rupiah, mata uang kita justru bergerak melemah tipis hari ini ke level Rp16.630 per US Dollar di sesi perdagangan pagi,” kata Gunawan. Ia menambahkan bahwa potensi Rupiah untuk menguat tetap terbuka dan berpeluang ditransaksikan dalam kisaran 16.600 hingga 16.650. Potensi penguatan Rupiah juga didukung oleh USD Index yang melemah di kisaran level 98.95 pada perdagangan hari ini.

​Terpisah dari pasar saham dan mata uang, harga emas dunia terpantau mengalami koreksi terbatas, bergerak di kisaran level $4.205 per ons troy pada perdagangan pagi ini. Harga tersebut setara dengan kisaran Rp2.25 juta per gram.

​Menurutnya, harga emas dunia saat ini mengalami koreksi teknikal setelah sempat mencatatkan penguatan tajam sebelumnya. Harga emas berpeluang kembali menguat secara terbatas apabila The Fed memutuskan untuk memangkas bunga acuannya.

​”Pelaku pasar saat ini tidak hanya menanti pengumuman pemangkasan bunga acuan The Fed saja. Perhatian utama juga tertuju pada arah kebijakan moneter The Fed ke depan dan spekulasi yang beredar mengenai pergantian posisi Gubernur The Fed,” pungkas Gunawan Benjamin.(Siong)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Empat Rumah Warga di Pintu Bosi Tapanuli Utara Hangus Terbakar
  • Pertamina Patra Niaga Sumbagut Gelar Pelatihan Go Global Academy Bareng Universitas Riau Demi Dorong UMKM Tembus Pasar Internasional
  • Umat Buddha di Medan Tembung Rayakan Sejit Dewa Zhang Tien She dengan Khidmat
  • Antusiasme Libur Sekolah Tinggi, KAI Sumut Kembali Operasikan KA Sribilah Fakultatif Rute Medan-Rantauprapat
  • Sektor Jasa Keuangan Sumatera Utara Tetap Stabil dan Tumbuh Positif, Intermediasi Perbankan Berjalan Baik
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com