Jakarta, SeputarSumut – Kemenangan besar berhasil diraih Inter Milan saat menjamu Pisa dalam lanjutan kompetisi Serie A 2025/2026. Meskipun sempat tertinggal lebih dulu dari sang tamu, tim berjuluk Si Ular Besar tersebut menunjukkan mentalitas juara dengan bangkit dan menggilas lawannya lewat skor telak 6-2.
Perlawanan sengit dari Pisa sempat membuat Inter kerepotan saat berlaga di Stadion San Siro, Sabtu (24/1/2026) dini hari WIB. Tim tamu bahkan berhasil mengejutkan publik tuan rumah setelah sukses membobol gawang Inter di awal babak pertama.
Update Olahraga: Inter Milan Gilas Pisa 6-2 di Serie A 2025/2026
Pisa membuka keunggulan pada menit ke-11 melalui aksi gemilang Stefano Moreo. Pemain bernomor punggung tersebut melepaskan sepakan keras dari jarak jauh yang meluncur deras merobek jala gawang tanpa bisa diantisipasi.
Kejutan dari tim tamu berlanjut saat pertandingan memasuki menit ke-23 ketika Moreo kembali mencatatkan namanya di papan skor. Kali ini, ia memaksimalkan umpan dari sepak pojok dengan sebuah sundulan akurat yang menggandakan keunggulan Pisa menjadi 2-0.
Inter Milan merespons ketertinggalan dua gol tersebut dengan meningkatkan intensitas serangan secara masif. Upaya tuan rumah membuahkan hasil pada menit ke-39 melalui eksekusi penalti Piotr Zielinski, yang diberikan wasit setelah pemain Pisa melakukan pelanggaran handball.
Keadaan menjadi sama kuat setelah Lautaro Martinez berhasil mencetak gol penyeimbang pada menit ke-41. Penyerang asal Argentina itu melakukan sundulan tajam yang mengubah skor menjadi imbang 2-2 dan membangkitkan semangat rekan-rekannya.
Tepat sebelum peluit jeda dibunyikan, anak asuh Christian Chivu justru berbalik memimpin jalannya pertandingan. Pio Esposito menggetarkan jala gawang Pisa pada menit ke-45+3, memastikan Inter unggul 3-2 saat masuk ke ruang ganti.
Dominasi total Inter Milan semakin tidak terbendung saat pertandingan memasuki paruh kedua. Pergerakan Pio Esposito terus menjadi ancaman nyata bagi lini pertahanan Pisa dengan menciptakan serangkaian peluang berbahaya di depan gawang.
Tekanan demi tekanan juga datang melalui upaya Marcus Thuram dan Zielinski yang berkali-kali merepotkan kiper lawan. Di sisi lain, Pisa hanya sesekali memberikan ancaman lewat skema serangan balik yang jarang membahayakan.
Gol tambahan yang dinanti Inter baru tercipta pada menit ke-82 melalui aksi Federico Dimarco yang mengubah skor menjadi 4-2. Keunggulan tersebut kian menjauh setelah Ange Yoan Bony turut mencatatkan nama di papan skor untuk menambah angka menjadi 5-2.
Pesta gol Inter Milan akhirnya ditutup dengan sempurna oleh kontribusi Henrikh Mkhitaryan di masa injury time. Pemain veteran itu mencetak gol melalui sundulan kepala, sekaligus mengunci kemenangan mutlak dengan skor akhir 6-2.
Hasil positif ini memantapkan posisi Inter Milan di puncak klasemen sementara Liga Italia dengan koleksi 52 poin dari 22 pertandingan. Mereka kini unggul enam angka dari AC Milan, sementara Pisa masih terpuruk di posisi juru kunci dengan raihan 14 poin.
Susunan Pemain
Inter Milan: Yann Sommer; Alessandro Bastoni, Stefan de Vrij, Yann Bisseck; Carlos Augusto (Akanji 80′), Henrikh Mkhitaryan, Piotr Zielinski, Petar Sucic (Barella 61′), Luis Henrique (Federico Dimarco 34′); Pio Esposito (Marcus Thuram 61′), Lautaro Martinez (Ange-Yoan Bonny 80′)
Pisa: Simone Scuffet; Francesco Coppola, Simone Canestrelli, Arturo Calabresi; Samuele Angori (Mehdi Leris 69′), Michel Aebischer (Lorenzo Loria 69′), Marius Marin (Akinsanmiro 45′), Idrissa Toure; Matteo Tramoni (Piccinini 45′), Stefano Moreo; Henrik Meister (Durosinmi 41′).(*/dtk)


