Jumat, Juli 3, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Medan

IPA Sumut Desak Polda Tetapkan Tersangka Dugaan Suap PPPK di Batu Bara

Oleh Redaksi 15
Jumat, 2 Februari 2024
Foto: IPA Sumut

Wakil Ketua I PW IPA Sumut Said Ibnu Rulian Ahmad

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar-Medan | Pengurus Wilayah Ikatan Pelajar Al Washliyah (IPA) Sumatera Utara mendesak Kepolisian Daerah Sumatera Utara segera menetapkan tersangka dugaan suap dalam seleksi penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2023 di Kabupaten Batu Bara.

“Kami mendapat informasi sejumlah pejabat OPD Pemkab Batu Bara sudah diperiksa di Mapolda Sumut dan ada juga yang diperiksa di Kantor Bupati yang baru. Untuk itu kami mendesak Kapolda segera tetapkan tersangkanya,” kata Wakil Ketua I PW IPA Sumut Said Ibnu Rulian Ahmad, Jumat (2/2/2024) di Medan.

Info Medan: IPA Sumut Desak Polda Tetapkan Tersangka Dugaan Suap PPPK di Batu Bara

Iklan Indako SeputarSumut

Said mengaku PW IPA Sumut prihatin atas mencuatnya dugaan adanya pengutipan liar atau suap sebesar Rp50 juta per orang dengan iming-iming meloloskan peserta seleksi penerimaan PPPK di lingkungan Pemkab Batu Bara.

Ironisnya, dugaan praktik haram dalam seleksi penerimaan PPPK 2023 ini seolah menjadi sebuah fenomena dan menjadi sorotan publik karena ternyata tak hanya terjadi di Batu Bara, tetapi juga di beberapa daerah lainnya di Sumut seperti di Kabupaten Mandailing Natal dan Kabupaten Langkat.

“Jadi sudah sepatutnya aparat penegak hukum dalam hal ini kepolisian memberikan atensi yang serius untuk mengusut dugaan kecurangan maupun praktik suap dalam seleksi penerimaan PPPK di beberapa daerah ini, termasuk di Batu Bara,” tegas Said.

Berita Terkait

Dibuka Wamendagri, Rico Waas Dorong Rakernas APEKSI Lahirkan Aksi Nyata bagi Daerah

Waspada Hujan Ringan Hingga Sedang di Medan dan Sejumlah Wilayah Sumut Hari Ini

Masih kata Said, diketahui tahapan perekrutan PPPK di Kabupaten Batu Bara telah dimulai sejak September 2023. Pemkab Batu Bara menyediakan formasi sebanyak 354 orang terdiri atas tenaga guru 234, tenaga kesehatan 89, dan tenaga teknis penyuluh pertanian 31.

“Artinya kasus ini terjadi terjadi sebelum Kabupaten Batu Bara dipimpin oleh Pj Bupati yang diketahui baru menjabat mulai 27 Desember 2023,” sebutnya.

Kasus itu mencuat setelah diumumkannya hasil seleksi penerimaan PPPK Batu Bara, di mana korban-korbannya kemudian angkat bicara dan ada yang sampai membuat laporan ke Polda Sumut. Mereka mengaku dirugikan lantaran adanya kecurangan yang diduga dilakukan oknum-oknum panitia.

“Kami menduga kasus ini tidak mungkin hanya dilakukan sendirian atau hanya mengerucut pada satu pejabat OPD saja. Karena itu kami meminta Pak Kapolda periksa semua oknum yang diduga terlibat, termasuk Bupati Batu Bara yang lama,” pinta Said.

PW IPA Sumut percaya Kapolda Sumut Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi bisa menyelesaikan pengusutan dugaan suap penerimaan seleksi PPPK yang telah menjadi atensi publik ini dengan bijaksana dan terukur serta terang benderang.

“Kami akan terus mengawal pengusutan kasus ini. Jika dalam minggu ini tidak ada tindakan tegas dari Kapolda, kami PW IPA Sumut akan menurunkan massa dengan membawa para korban melakukan unjuk rasa pada hari Selasa 6 Februari 2024 mendatang,” pungkas Said. (red)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • OJK Sumut dan Pemkab Tapanuli Utara Jalin Kerja Sama Skema SEJAGAT Perkuat Ekosistem Jagung Rakyat
  • Hasil Piala Dunia 2026 Amerika Serikat vs Bosnia Bermain 10 Orang AS Menang 2-0 Lolos 16 Besar
  • Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei
  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.640.000 Per Gram, Segini Rincian Lengkapnya
  • BMKG Pastikan Potensi Gelombang Panas Ekstrem Eropa Sangat Kecil Terjadi di Indonesia
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com