Jakarta, SeputarSumut — Mimpi Italia untuk kembali berlaga di panggung tertinggi sepak bola dunia harus terkubur setelah mereka terjegal di babak play-off Piala Dunia 2026. Menanggapi kegagalan menyakitkan ini, legenda AC Milan dan timnas Italia, Franco Baresi, menegaskan bahwa sang pelatih, Gennaro Gattuso, bukanlah sosok yang patut disalahkan sepenuhnya.
Drama kegagalan Gli Azzurri memuncak saat mereka takluk di tangan Bosnia dan Herzegovina pada partai final play-off. Dalam laga yang berlangsung di Stadion Bilino Polje, Zenica, Rabu (1/4/2026) dini hari WIB, Italia harus menyerah dengan skor 1-4 melalui adu penalti setelah bermain imbang 1-1 hingga babak perpanjangan waktu berakhir.
Update Olahraga: Italia Absen di Piala Dunia 2026, Franco Baresi Pasang Badan untuk Gennaro Gattuso
Jalannya pertandingan sebenarnya sempat memihak Italia yang unggul lebih dulu berkat gol dari Moise Kean pada babak pertama. Namun, situasi berbalik drastis bagi tim tamu sejak menit ke-41 setelah Alessandro Bastoni diganjar kartu merah oleh wasit, yang memaksa Italia bermain dengan hanya 10 orang pemain.
Memasuki paruh kedua, Bosnia berhasil memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk menyamakan kedudukan dan memaksakan pertandingan berlanjut ke babak tambahan. Ketegangan memuncak di babak adu tos-tosan, di mana dua dari tiga eksekutor penalti Italia gagal menjalankan tugasnya dengan sempurna, yang sekaligus memastikan kemenangan bagi Bosnia.
Hasil minor ini menjadi catatan kelam bagi sejarah sepak bola Italia karena mereka resmi mencetak hat-trick absen di putaran final Piala Dunia. Sebelumnya, negara pemenang empat gelar juara dunia ini juga harus gigit jari setelah tersingkir di babak play-off pada edisi Piala Dunia 2018 dan 2022.
Baresi berpendapat bahwa Gennaro Gattuso, yang mulai menakhodai tim sejak Juni 2025 menggantikan Luciano Spalletti, tidak seharusnya memikul beban kegagalan ini sendirian. Menurut sang legenda, Gattuso telah mengupayakan segalanya secara maksimal meskipun dihadapkan pada keterbatasan waktu persiapan yang sangat singkat.
“Dalam beberapa bulan terakhir, dia telah memberikan seluruh kemampuan dan jiwanya, dan menurut pandangan saya, dia sudah bekerja dengan sangat baik mengingat sempitnya waktu yang ia miliki,” tutur Baresi dalam wawancaranya yang dikutip dari Football Italia.
Lebih lanjut, Baresi menyatakan bahwa meskipun hasil akhir tidak sesuai harapan, posisi Gattuso tidak berada dalam daftar pihak yang harus bertanggung jawab. Ia enggan berkomentar lebih jauh mengenai masa depan sang pelatih, namun ia menekankan bahwa kontribusi kerja keras Gattuso tetap harus diapresiasi di tengah situasi sulit tersebut.(*/dtk)


