Jakarta, SeputarSumut – Satu unit jet bisnis dilaporkan jatuh di North Carolina, Amerika Serikat, pada Kamis (18/12) hingga mengakibatkan tujuh orang meninggal dunia, termasuk di antaranya mantan pembalap NASCAR ternama.
Sheriff Iredell County, Darren Campbell, memberikan konfirmasi kepada AFP bahwa tidak ada korban selamat dalam insiden tersebut. “Total ada tujuh orang di dalam pesawat, semuanya meninggal dunia,” ungkapnya.
Dunia Internasional: Jet Bisnis Jatuh di NC, Greg Biffle Tewas
Berdasarkan laporan Kepolisian Jalan Raya Negara Bagian North Carolina, kecelakaan bermula ketika pesawat baru saja lepas landas dari bandara Statesville. Sesaat setelah mengudara, pesawat sempat terpantau berbalik arah untuk melakukan pendaratan darurat sebelum akhirnya jatuh menghantam tanah.
Pihak NASCAR telah mengonfirmasi secara resmi bahwa salah satu penumpang dalam penerbangan maut tersebut adalah mantan pembalap mereka, Greg Biffle.
Melalui pernyataan resmi di platform X, NASCAR menyampaikan duka mendalam atas kepergian Biffle yang dikenal sebagai salah satu dari 75 pembalap terhebat serta aktif dalam kegiatan kemanusiaan pascapensiun. Pihak keluarga besar NASCAR turut menyampaikan belasungkawa terdalam bagi para korban.
Keterangan lebih lanjut dari Richard Hudson, anggota parlemen Partai Republik, mengungkap bahwa Biffle berada di dalam pesawat bersama istri dan kedua anaknya.
Hudson menuliskan rasa kehilangan yang mendalam melalui media sosial, menyatakan bahwa ia sangat terpukul atas meninggalnya Greg, Cristina, dan anak-anak mereka. Ia mengenang para korban sebagai sosok teman yang mendedikasikan hidup untuk membantu sesama.
Sejumlah media lokal menyoroti faktor cuaca buruk di North Carolina sebagai dugaan kuat penyebab kecelakaan. Pada saat kejadian, wilayah tersebut dilaporkan sedang mengalami gerimis dengan kondisi lapisan awan yang cukup rendah.
Investigasi mendalam segera dilakukan oleh Badan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) dengan membentuk tim khusus untuk menyelidiki jatuhnya pesawat jenis Cessna Citation C550 tersebut.
Pihak NTSB menyatakan bahwa tim penyelidik dijadwalkan akan tiba di lokasi jatuhnya pesawat pada malam ini guna memulai proses evakuasi dan pengumpulan data.(*/cnni)


