Kamis, Juli 2, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Internasional

Jet Tempur B-1B AS di Karibia, Tingkatkan Ketegangan dengan Venezuela

Oleh Redaksi 15
Rabu, 29 Oktober 2025
Foto: (Wikimedia Commons/Korean Ministry of Defence)

(Wikimedia Commons/Korean Ministry of Defence)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta, SeputarSumut – Ketegangan antara Amerika Serikat dan Venezuela semakin memanas menyusul peningkatan operasi militer Amerika di perairan Laut Karibia. Caracas menuduh Washington hanya merekayasa perang narkoba guna mencari alasan untuk menggulingkan Presiden Nicolas Maduro. Peningkatan kehadiran militer AS di kawasan tersebut terjadi di tengah operasi yang diklaim bertujuan memberantas kartel dan penyelundupan narkoba.

Peningkatan aktivitas ini dikonfirmasi setelah sepasang jet pengembom B-1B milik Angkatan Udara Amerika Serikat terdeteksi terbang di atas perairan lepas pantai Venezuela pada Senin (27/10). Penerbangan pesawat pembom supersonik jarak jauh ini menjadi indikasi terbaru dari aktivitas militer AS yang semakin intensif di kawasan Amerika Latin.

Dunia Internasional: Jet Tempur B-1B AS di Karibia, Tingkatkan Ketegangan dengan Venezuela

Iklan Indako SeputarSumut

Tidak hanya penerbangan jet, Amerika Serikat juga telah melakukan pengerahan besar-besaran, termasuk memerintahkan pergerakan kelompok kapal induk USS Gerald R. Ford ke wilayah Amerika Latin. Selain itu, ada penempatan 10 jet siluman F-35 di Puerto Rico, dan saat ini tujuh kapal Angkatan Laut AS tengah beroperasi di Karibia.

Venezuela secara tegas menuding operasi militer ini hanyalah dalih belaka, mengingat tujuan akhir Washington diyakini adalah menggulingkan rezim Presiden Nicolas Maduro. Peningkatan kehadiran pasukan AS di kawasan itu memicu kekhawatiran regional, dengan Caracas menuduh AS berupaya merekayasa konflik.

Presiden Donald Trump tetap menegaskan bahwa semua operasi militer sepihak AS ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemberantasan narkotika. Operasi ini diklaim untuk memblokade pergerakan kartel di Karibia dan Pasifik Timur.

Berita Terkait

Jalur Trem Jerman Meleleh Akibat Cuaca Panas Ekstrem Menembus 41 Derajat Celsius

Kemajuan Produksi Pesawat Tempur Siluman J-35 Tiongkok Diklaim Semakin Canggih

Penerbangan jet pembom B-1B pada pekan tersebut bukanlah yang pertama. Dikutip dari AFP, satu jet bomber B-1B telah melakukan hal serupa pekan lalu. Beberapa penerbangan lain oleh sejumlah pesawat pembom B-52 juga terdeteksi pada minggu sebelumnya, menunjukkan pola pengerahan kekuatan udara secara berkelanjutan.

Data dari situs pelacakan Flightradar24 menunjukkan kedua pesawat pembom B-1B itu terbang sejajar di lepas pantai Venezuela sebelum akhirnya menghilang dari radar pengawasan. Kedua pesawat tempur tersebut diketahui lepas landas dari pangkalan di negara bagian North Dakota, di AS bagian utara.

Sejak awal September, pasukan AS telah melancarkan serangan terhadap sedikitnya 10 kapal yang dituduh menyelundupkan narkoba di Laut Karibia. Sepuluh kapal ini terdiri dari sembilan kapal dan satu kapal semi-submersible. Insiden ini menewaskan setidaknya 43 orang, menurut perhitungan AFP berdasarkan data resmi AS.

Meskipun terjadi peningkatan operasi dan korban jiwa, hingga kini Washington belum mempublikasikan bukti bahwa kapal-kapal yang menjadi target serangan tersebut benar-benar digunakan untuk menyelundupkan narkoba.(*/cnni)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Sinopsis Enola Holmes 3, Millie Bobby Brown Kembali Hadapi Misteri Penculikan Sherlock Holmes di Malta
  • Rekomendasi Makanan Berkhasiat Antikanker yang Terbukti Secara Ilmiah Menurut Penelitian
  • Refleksi HUT ke-436 Kota Medan, Fraksi PKS DPRD Medan Sampaikan Sejumlah Catatan Penting
  • Bazar UMKM Ramaikan APEKSI di Medan, PWPM Ikut Gerakkan Ekonomi Lokal
  • Laba Bersih PTPN IV PalmCo Melonjak 90 Persen Capai Rp7,08 Triliun pada 2025
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com