seputar-Batu Bara | Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memuji produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dari Provinsi Sumatera Utara (Sumut) karena memiliki packaging atau kemasan yang bagus.
Produk seperti itu menurutnya patut dijadikan contoh karena bisa dipasarkan di manapun.
Berita Ekonomi: Jokowi Puji Produk UMKM Sumut Punya Kemasan Bagus: Saya Acungi Jempol
Hal itu dikatakan Presiden Joko Widodo saat silaturahmi dengan ribuan peserta program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekar) binaan Permodalan Nasional Madani (PNM) di Lapangan Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara, Rabu (7/2/2023).
“Saya senang produk-produk yang ada di Sumut packaging kemasannya sudah bagus-bagus. Seperti ini, keripik tempe merk Bilqis, keripik jahe, susu kambing. Ini bagus kemasannya, bisa dijual ke mana-mana. Kemasannya seperti ini, bagus kan. Sumatera Utara, saya acungi jempol untuk urusan kemasan,” ucap Jokowi sambil menunjukkan produk-produk tersebut kepada para peserta yang didominasi oleh perempuan.
Jokowi mengatakan, produk-produk dengan kemasan yang bagus akan gampang dijual asalkan harganya kompetitif.
Yang terpenting, katanya, dalam berwirausaha semangat adalah modal utama. Kemudian kerja keras serta disiplin.
“Saya ingat, saat mulai usaha tahun 1988. Saat itu saya hanya berjualan di Kota Solo. Di tahun kedua, saya sudah bisa berjualan ke Jakarta. Dan tahun ketiga, sudah bisa ekspor. Jadi, kalau teman-teman saya kerjanya dari jam 06.00 sampai jam 16.00 WIB, saya dari subuh sampai malam. Itu namanya kerja keras,” ungkap Jokowi mengisahkan pengalamannya.
Kemudian, disiplin dianggap sangat penting dalam menjalankan wirausaha. Sebab, disiplin akan membentuk karakter entrepreneurship.
Jokowi dalam kesempatan itu menanyakan usaha apa saja yang dibuat oleh peserta UMKM binaan PNM.
“Ibu-ibu yang sudah ekspor produknya ada nggak? Yang jualnya sudah online ada nggak? Coba tunjuk tangannya?” tanyanya ke para peserta.
Semua para peserta pun mengacungkan tangannya, sembari memanggil nama Jokowi, berharap dipanggil. Dua orang peserta UMKM binaan PNM yang ditunjuk Jokowi pun dengan semangat maju ke atas panggung. Jokowi kemudian mengajukan pertanyaan kepada dua pelaku UMKM tersebut.
“Namanya siapa? Jualannya apa? Berapa omzet atau penghasilannya per hari? Saya mau nitip kepada ibu-ibu, kalau bisa ada yang disimpan. Terus pinjaman itu untuk dibuatkan ke modal usaha, jangan untuk yang lain,” pesan Jokowi, kepada kedua pelaku UMKM tersebut.
Herlina, salah seorang pelaku UMKM pun menjawab pertanyaan dari Presiden RI penuh rasa gugup. Ia mengatakan berjualan es dawet keliling. Keuntungan bersih yang diperolehnya setiap hari Rp150.000.
Begitu pula dengan Habibi. Warga Serdang Bedagai (Sergai) itu berjualan basreng alias bakso goreng, khas Sumut. Omzet yang diperolehnya mencapai Rp400.000 per hari, dengan keuntungan bersih Rp100.000 per hari.
“Cicilan Mekar setiap minggu Rp100.000 dengan siklus pinjaman Rp4 juta,” ujarnya.
Melihat antusiasnya para pelaku UMKM yang hadir, Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hassanudin merasa senang karena menilai pelaku UMKM di Sumut sudah mulai ‘naik kelas’.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut melalui Dinas Koperasi dan UMKM, telah menyiapkan sejumlah strategi dalam upaya meningkatkan kualitas daya saing Koperasi dan UMKM di Sumut. Seperti penguatan kualitas Koperasi dan UMKM (scale up) melalui inkubator bisnis dan plut entrepreneur learning centre (pelatihan peningkatan kualitas SDM, struktur organisasi, pengelolaan usaha, pemasaran, permodalan, sarana dan prasarana usaha, jaringan bisnis).
“Dalam meningkatkan kualitas UKM di Sumut Pemprov Sumut juga melakukan sejumlah pelatihan seperti bagaimana membuat kemasan yang bagus. Untuk itu, atas nama Pemprov Sumut mengucapkan terima kasih atas pujian dari Bapak Presiden RI terhadap produk UKM Sumut, yang mengatakan sudah bagus dalam hal kemasan produk. Pemprov Sumut terus berupaya melakukan terbaik untuk pelaku UKM,” ujarnya.
Pada acara tersebut turut dihadiri Pj Bupati Batu Bara Nizhamul, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Direktur PNM Arief Mulyadi.
Presiden Jokowi juga menyerahkan bantuan berupa kebutuhan pokok dan memberikan hadiah sepeda kepada dua pelaku UMKM yang beruntung. (red)


