Jakarta, SeputarSumut – Pebulutangkis tunggal putra Jonatan Christie harus menyudahi turnamen India Open 2026 sebagai runner-up setelah dipaksa mengakui ketangguhan wakil Taiwan, Lin Chun-yi, dalam partai puncak.
Pertandingan final yang mempertemukan Jonatan melawan Lin Chun-yi tersebut digelar di Indira Gandhi Sports Complex pada Minggu (18/1/2026). Dalam laga berdurasi 38 menit itu, Jonatan menelan kekalahan dua gim langsung dengan skor 10-21 dan 18-21.
Update Olahraga: Jonatan Christie Jadi Runner-up India Open 2026
Ketidakmampuan Jonatan mengimbangi dominasi permainan Lin Chun-yi terlihat jelas sepanjang gim pertama. Meski sempat memiliki peluang di gim kedua, Jonatan justru gagal mempertahankan keunggulan di poin-poin kritis sehingga membiarkan lawannya melakukan comeback untuk memastikan gelar juara.
Dominasi Lin Chun-yi sudah terasa sejak awal gim pertama, di mana ia langsung melesat dengan keunggulan 4-0 dan berlanjut hingga 8-1. Jonatan sempat mencoba mengejar hingga kedudukan 5-10, namun selepas interval, Lin kembali tampil menekan dan meraih tujuh poin beruntun untuk memimpin jauh 18-5.
Laju poin Lin Chun-yi sempat terhenti ketika pukulannya ke arah belakang lapangan gagal masuk, yang kemudian disusul satu poin tambahan untuk Jonatan akibat kesalahan pengamatan lawan. Akan tetapi, Lin langsung merespons dengan smes keras yang kembali melebarkan jarak menjadi 12 poin.
Berkat beberapa kesalahan beruntun yang dilakukan Lin Chun-yi, Jonatan berhasil menambah dua angka tambahan. Sebuah smes tajam akhirnya membawa Jonatan menyentuh angka dua digit pada skor 10-19, namun Lin segera mencapai game point dan menutup gim pembuka dengan skor telak 21-10.
Memasuki gim kedua, Jonatan Christie mulai menemukan ritme permainannya dan menunjukkan perlawanan lebih sengit. Sempat tertinggal 0-2 di awal, Jonatan mampu berbalik unggul 3-2, lalu menjauh ke angka 10-7, hingga akhirnya memimpin 11-9 saat memasuki interval.
Selepas jeda, Jonatan semakin menjauh dengan merebut tiga poin berturut-turut untuk mengubah skor menjadi 14-10. Walaupun Lin Chun-yi sempat menyamakan kedudukan lewat raihan empat angka, Jonatan kembali berhasil mengamankan keunggulan di posisi 18-15.
Momentum berbalik ketika Lin Chun-yi sukses mencetak empat poin beruntun untuk memimpin 19-18 atas Jonatan. Setelah upaya challenge Jonatan dinyatakan gagal, Lin berhasil mencapai match point 20-18 dan akhirnya memastikan kemenangan lewat sebuah drop shot yang gagal dijangkau Jonatan, menutup gim kedua dengan skor 21-18.(*/dtk)


