Jakarta, SeputarSumut — Kegagalan dramatis dialami oleh Juventus dan AC Milan dalam dua pekan penutup Liga Italia musim ini yang membuat kedua klub raksasa tersebut dipastikan absen dari kompetisi Liga Champions. Situasi ini dinilai seperti aksi ‘bunuh diri’ lantaran kedua tim membuang peluang besar yang sudah berada di depan mata untuk mengamankan posisi di kompetisi tertinggi antarklub Eropa tersebut.
Performa buruk Juventus dimulai pada pekan lalu ketika mereka secara mengejutkan takluk 0-2 dari Fiorentina di kandang sendiri. Hasil minor tersebut langsung melempar Bianconeri keluar dari posisi empat besar, sekaligus menempatkan mereka dalam situasi sulit karena kalah dalam perhitungan head-to-head. Nasib buruk Juve akhirnya dipastikan pada pekan terakhir setelah mereka hanya mampu bermain imbang dengan skor 2-2 melawan Torino, yang membuat posisi akhir mereka tertahan di peringkat keenam klasemen.
Update Olahraga: Juventus dan AC Milan Gagal Lolos ke Liga Champions Akibat Hasil Buruk di Pekan Terakhir Liga Italia
Langkah serupa juga diikuti oleh AC Milan dengan catatan yang tidak kalah mengecewakan. Rossoneri sebenarnya hanya membutuhkan hasil imbang saat menjamu Cagliari di markas sendiri, namun mereka justru menelan kekalahan dengan skor 1-2. Dampak kekalahan tersebut membuat posisi AC Milan berhasil disalip oleh Como, yang pada pertandingan lainnya sukses memetik kemenangan telak 4-1 atas Cremonese.
Akibat dari kegagalan melangkah ke Liga Champions ini, Juventus dan AC Milan harus menghadapi konsekuensi yang sangat besar, terutama dari sektor finansial. Kedua tim diperkirakan kehilangan potensi pendapatan dalam jumlah masif yang nilainya berkisar antara 55 hingga 80 juta Euro. Selain kerugian materi yang tercatat dalam pembukuan keuangan, kedua klub besar ini juga kehilangan gengsi serta kekuatan tawar dalam negosiasi berburu pemain pada bursa transfer mendatang.
Mantan pelatih legendaris asal Italia, Fabio Capello, memberikan pandangannya mengenai situasi krusial yang menimpa mantan tim asuhannya tersebut di penghujung musim.
“Keduanya melakukan bunuh diri. Berita besar di hari terakhir musim ini jelas tersingkirnya Milan dan Juventus dari Liga Champions musim depan,” ungkap pelatih legendaris Italia Fabio Capello.
Capello juga menambahkan kritiknya terkait bagaimana kedua tim papan atas tersebut menyia-nyiakan laga di markas mereka sendiri pada pekan-pekan krusial.
“Juventus mengacau di rumah sendiri melawan Fiorentina pekan lalu dan Milan meniru mereka semalam,” imbuh pria yang pernah menangani kedua klub tersebut.(*/dtk)


