Jakarta, SeputarSumut — Juventus akhirnya berhasil memutus tren negatif mereka di Liga Italia setelah mengandaskan perlawanan Pisa dengan skor mencolok empat gol tanpa balas. Kemenangan meyakinkan ini terasa kian istimewa karena bertepatan dengan momen perayaan hari kelahiran sang pelatih, Luciano Spalletti.
Laga yang berlangsung di Allianz Stadium, Turin, pada Sabtu (7/3/2026) malam atau Minggu dini hari WIB tersebut menjadi panggung dominasi total Bianconeri. Bermain di hadapan pendukung sendiri, tim tuan rumah sukses mengamankan tiga poin penuh dengan performa yang sangat solid sepanjang pertandingan.
Update Olahraga: Juventus Hancurkan Pisa 4-0: Kemenangan Telak Jadi Kado Spesial Ulang Tahun Spalletti
Khephren Thuram tampil sebagai salah satu bintang lapangan dengan menyumbangkan satu gol dalam pesta kemenangan tersebut. Sesaat setelah mencatatkan namanya di papan skor, gelandang asal Prancis itu bersama rekan setimnya langsung mendatangi pinggir lapangan untuk memberikan pelukan hangat kepada Spalletti.
Aksi emosional Thuram tersebut memang disengaja sebagai bentuk dedikasi untuk pelatih yang baru saja menginjak usia 67 tahun pada 7 Maret kemarin. Momen kebersamaan di pinggir lapangan itu menunjukkan keharmonisan internal skuad Juventus di tengah upaya mereka memperbaiki posisi di klasemen.
“Secara pribadi saya memang bukan pemain yang rutin mencetak banyak gol, namun membobol gawang lawan hari ini terasa sangat spesial sebagai kado bagi pelatih kami yang sedang berulang tahun,” tutur Thuram dalam sesi wawancara bersama Sky Sport Italia.
Hasil positif kontra Pisa ini menjadi penanda berakhirnya periode sulit bagi Juventus yang sebelumnya gagal meraih kemenangan dalam empat pertandingan berturut-turut di Serie A. Dalam rentetan hasil buruk sebelumnya, Kenan Yildiz dan kawan-kawan hanya mampu mengoleksi dua poin dari dua hasil imbang dan dua kekalahan.
Kemenangan ini secara otomatis menjaga peluang besar Si Nyonya Tua untuk merangsek naik ke zona empat besar atau zona Liga Champions. Saat ini Juventus bertengger di posisi keenam klasemen sementara dengan perolehan 50 poin dari 28 laga, hanya berselisih satu poin dari AS Roma yang baru akan melakoni laga pekan ini melawan Genoa pada Senin dini hari mendatang.
“Kepercayaan diri tim sangat tinggi karena kami tahu kualitas skuad ini mampu bersaing di level tertinggi, jadi kami harus terus yakin,” ungkap Thuram optimis saat membahas peluang timnya finis di papan atas.
Gelandang tersebut menambahkan bahwa tekad untuk kembali berlaga di Liga Champions menjadi motivasi utama mereka saat ini. Menurutnya, segalanya berawal dari keyakinan pada kemampuan diri sendiri agar target besar di akhir musim dapat tercapai.(*/dtk)


