Minggu, Juli 5, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Daerah

Kapal Karam Dihantam Ombak di Tanjung Siapi-Api, 1 Nelayan Tewas

Oleh Redaksi 15
Sabtu, 2 November 2024
Foto: Ilustrasi.

Ilustrasi.

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Asahan – Kapal nelayan penangkap kepiting mengalami kecelakaan di Perairan Tanjung Siapi-Api, Labuhan Batu, setelah dihantam ombak besar, Kamis (31/11/2024) dini hari. Insiden ini dirasakan empat belas awak kapal, dimana dua belas orang berhasil diselamatkan, satu meninggal dunia, dan satu lainnya masih dalam pencarian.

Detik-detik penyelamatan para korban yang terombang-ambing di lautan terekam dalam video amatir yang beredar. Dalam video tersebut, tampak para korban bertahan menggunakan tong fiber ikan sebagai pelampung sementara. Mereka akhirnya berhasil diselamatkan oleh kapal nelayan lain yang kebetulan melintas.

Kabar Daerah: Kapal Karam Dihantam Ombak di Tanjung Siapi-Api, 1 Nelayan Tewas

Iklan Indako SeputarSumut

Petugas dari Basarnas Tanjungbalai-Asahan, Irfanta Sembiring dikonfirmasi Jumat (1/11/2024), mengatakan kapal penangkap kepiting tersebut awalnya berlabuh di Perairan Tanjung Siapi-Api.

Namun, angin kencang dari arah barat laut disusul angin barat daya, menyebabkan gelombang besar menghantam kapal dan memicu kapal karam. “Seluruh kru kapal berjumlah 14 orang. Dua belas orang selamat, satu ditemukan meninggal dunia, dan satu lainnya masih hilang,” ujarnya.

Pencarian korban yang hilang masih berlangsung dengan melibatkan tim gabungan Basarnas. Para korban yang selamat dievakuasi dan beberapa diantaranya dibawa ke puskesmas setempat untuk mendapatkan perawatan. “Sebagian lainnya memilih langsung pulang, setelah menjalani pemeriksaan kesehatan,” jelasnya.

Berita Terkait

Remaja 16 Tahun Tenggelam di Sungai Ular Serdang Bedagai Masih Dalam Pencarian

Empat Rumah Warga di Pintu Bosi Tapanuli Utara Hangus Terbakar

Hingga saat ini keluarga dan tim penyelamat masih menantikan kabar pencarian korban yang belum ditemukan. (mistar)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Penyebab Bangun Tidur Badan Sakit Semua Menurut Hinge Health
  • OJK Perkuat Ekosistem Aset Keuangan Digital dan Kripto Melalui Roadmap 2026-2031
  • IHSG Menguat 2,28 Persen Mengikuti Tren Bursa Asia pada Akhir Pekan
  • Status Gunung Anak Krakatau Naik ke Level III Siaga, Kapal di Selat Sunda Diminta Waspada
  • Rangkaian Prosesi Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Dimulai Hari Ini di Iran
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com