Senin, Juli 6, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Medan

Kapal Tenggelam, 9 TKI Terombang-ambing 4 Hari di Selat Malaka

Oleh Redaksi 15
Selasa, 30 Juli 2024
Foto: Kapal Tenggelam

Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi tujuh Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang terdampar di Selat Malaka pada Senin, 29 Juli 2024. Operasi penyelamatan ini melibatkan berbagai pihak. (Dokumentasi Basarnas Medan)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar-Medan | Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi tujuh Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang terdampar di Selat Malaka pada Senin, 29 Juli 2024. Operasi penyelamatan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Basarnas, TNI AL, Polairud, KSOP, Kesehatan Pelabuhan Belawan, Imigrasi Belawan, organisasi nelayan, dan pihak berwenang Malaysia.

Berdasarkan informasi dari Basarnas Medan, insiden ini terjadi saat kapal yang membawa sejumlah TKI tenggelam akibat ombak besar di perairan Selat Malaka yang masih berada di wilayah Malaysia.

Info Medan: Kapal Tenggelam, 9 TKI Terombang-ambing 4 Hari di Selat Malaka

Iklan Indako SeputarSumut

Sebanyak sembilan penumpang kapal kayu tersebut terombang-ambing di laut selama empat hari sebelum akhirnya diselamatkan oleh Kapal Tanker TTC Vishaka yang sedang melintas dari Malaysia menuju Bangladesh. Nakhoda Kapal Tanker TTC Vishaka kemudian melaporkan penemuan ini ke Kom Center Basarnas Medan untuk penjemputan korban.

Setelah menerima laporan, Basarnas Medan segera mengerahkan tim penyelamat, termasuk kru Kapal SAR RB 203 Belawan, untuk menuju lokasi kejadian.

Tim SAR gabungan tiba di lokasi koordinat penjemputan pada pukul 00.10 WIB dan mengevakuasi tujuh TKI, di mana enam orang selamat dan satu orang meninggal dunia. Tim tiba di Pelabuhan Belawan sekitar pukul 03.30 WIB.

Berita Terkait

Wali Kota Medan Rico Waas Tampung Keluhan Banjir dan Jalan Rusak di Medan Labuhan serta Siapkan Solusi Infrastruktur

Wakil Wali Kota Medan Hadiri Pembukaan Pekan Raya Sumatera Utara ke-50 Tahun 2026

“Ini adalah hasil kerja sama yang luar biasa antara berbagai pihak. Kami bersyukur enam orang TKI berhasil dievakuasi dengan selamat dan dalam kondisi baik,” kata Mustari, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, yang bertindak sebagai Search Mission Coordinator (SMC).

“Operasi ini menunjukkan pentingnya kesiapan dan koordinasi yang baik dalam menangani situasi darurat di laut,”imbuhnya.

Para TKI yang dievakuasi telah diserahkan kepada pihak Kesehatan Pelabuhan Belawan dan Imigrasi Belawan untuk penanganan lebih lanjut.

Mustari juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota tim yang terlibat dalam operasi ini. “Kehadiran Basarnas Medan dalam operasi ini menunjukkan komitmen kami dalam operasi penyelamatan dan evakuasi warga negara Indonesia di mana pun mereka berada. Kami akan terus meningkatkan kesiapan dan kemampuan dalam menghadapi situasi serupa di masa depan.”

Kronologi Kejadian:
Sebanyak sembilan TKI berusaha kembali ke Indonesia dari Malaysia ketika kapal mereka tenggelam di perairan Selat Malaka, wilayah Malaysia. Para korban terombang-ambing selama empat hari di laut. Dari sembilan orang tersebut, enam berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan satu meninggal dunia.

Kapal Tanker TTC Vishaka yang melintas di Selat Malaka, perairan Sumatera Utara, Indonesia, menyelamatkan mereka. Sementara dua korban lainnya belum ditemukan. Kapten Kapal Tanker TTC Vishaka menghubungi RCC Medan untuk melakukan evakuasi.

Data Korban Selamat:
Nama: Mujar Samosir (LK), 37 tahun, alamat TBA Desa Rambutan, Indonesia
Nama: Darmayani (PR), 28 tahun, alamat Sei Rampah, Medan, Indonesia
Nama: Dimas Afrizal (LK), 31 tahun, alamat Indonesia
Nama: Syafrizal Manurung (LK), 36 tahun, alamat Titi Bening, TBA Pulau Simardan, Indonesia
Nama: Edwin (LK), 40 tahun, alamat Titi Bening, TBA Pulau Simardan, Indonesia
Nama: Aldian (LK), 41 tahun, alamat Titi Bening, TBA Pulau Simardan, Indonesia

Data Korban Meninggal:
Nama: MRS X (PR). (inews)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur di Sumatera Utara dengan Desain Baru dan Fitur Canggih
  • KAI Divre I Sumut Layani 140.747 Pelanggan Kereta Api Selama Masa Libur Sekolah 2026
  • Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang Belum Padam Selama 6 Hari, Ratusan Warga Mengungsi akibat Asap Pekat
  • Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji 2027 Diprediksi Naik Akibat Lonjakan Komponen Operasional
  • Hasil Piala Dunia 2026: Gol Penalti Kylian Mbappe Bawa Prancis Menang 1-0 atas Paraguay dan Lolos ke Perempatfinal
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com