Sabtu, Juli 4, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Daerah

Kebun Warga di Aceh Timur Rusak Diobrak-abrik Kawanan Gajah

Oleh Redaksi 15
Sabtu, 1 Februari 2025
Foto: Tanaman sawit rusak diamuk gajah di Peunaron Baru, Kecamatan Peunaron, Aceh Timur, Kamis (30/1/2025). 

Tanaman sawit rusak diamuk gajah di Peunaron Baru, Kecamatan Peunaron, Aceh Timur, Kamis (30/1/2025). 

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Aceh Timur – Kawanan gajah sumatra dilaporkan mengobrak-abrik perkebunan milik warga di Buket Meunggeh, Gampong Peunaron Baru, Kecamatan Peunaron, Kabupaten Aceh Timur.

“Warga khawatir dengan keberadaan gajah liar ini di kebun warga. Kejadian pada Kamis (30/1) malam. Lebih dari lima hektare lahan perkebunan sawit diamuk gajah,” kata Ketua Forum Keuchik Peunaron Samsul Bakhri di Aceh Timur, Jumat.

Kabar Daerah: Kebun Warga di Aceh Timur Rusak Diobrak-abrik Kawanan Gajah

Iklan Indako SeputarSumut

Selain lima hektare, kata dia, ladang warga diperkirakan seluas 10 hingga 15 hektare rusak ringan akibat amukan gajah. Lada tersebut tersebar di sejumlah desa, seperti Peunaron Baru, Sri Mulya dan Arul Pinang.

Menurut dia, kawanan satwa liar dilindungi itu bersarang sejak akhir Desember 2024 di wilayah tersebut. Hingga saat ini, kawanan gajah tersebut masih terpantau merusak lahan perkebunan milik warga dan perkebunan perusahaan sawit.

“Selain itu, kebun warga, kawanan gajah juga dilaporkan merusak perkebunan sawit milik sejumlah perusahaan. Kawanan gajah tersebut berkisar antara 30-40 individu,” kata Samsul Bakhri. (antara)

Berita Terkait

Remaja 16 Tahun Tenggelam di Sungai Ular Serdang Bedagai Masih Dalam Pencarian

Empat Rumah Warga di Pintu Bosi Tapanuli Utara Hangus Terbakar

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • OJK Perkuat Ekosistem Aset Keuangan Digital dan Kripto Melalui Roadmap 2026-2031
  • IHSG Menguat 2,28 Persen Mengikuti Tren Bursa Asia pada Akhir Pekan
  • Status Gunung Anak Krakatau Naik ke Level III Siaga, Kapal di Selat Sunda Diminta Waspada
  • Rangkaian Prosesi Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Dimulai Hari Ini di Iran
  • Remaja 16 Tahun Tenggelam di Sungai Ular Serdang Bedagai Masih Dalam Pencarian
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com