seputar – Medan | Koordinator Wilayah Pusat Monitoring Politik dan Hukum Indonesia (Korwil PMPHI) Sumatera Utara Drs Gandi Parapat mengaku tujuannya menggelar syukuran Tahun Baru 2024 di kediamananya pada Minggu (21/01/2024) itu benar-benar bersyukur dan meminta kekuatan dari Tuhan agar dia dan saudara-saudara serta element masyarakat Sumut baik yang di politik, birokrasi, akademisi, pengusaha, mahasiswa/pelajar dilindungi Tuhan. Juga menjalin dan menjaga hubungan antar sesama tetap harmonis menunggu dipanggil Tuhan ke sorga.
“Jadi jangan ada yang menilai untuk kepentingan seseorang atau kampanye, panitia memberi kesempatan kepada semua yang menghormati kami, mengucapkan Selamat Tahun Baru 2024 kepada segenap lapisan masyarakat Sumut,” ujar Gandi Parapat di Medan, Selasa (23/1/2024).
Info Medan: Keluarga Gandi Sampaikan Apresiasi Tak Pernah Kultuskan Tamu dan Undangan
Menurut Gandi Parapat, dia dan keluarga besarnya sangat berterima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat Sumut dan para tokoh daerah, nasional yang hadir yang sudah dimuat media seperti Oegroseno mantan Wakapolri, Rahudman Harahap mantan Wali Kota Medan, mewakili BIN, mewakili Kadisnaker Sumut, mewakili Maruli Siahaan.
Gandi menambahkan, salam dan doa dari Rektor USU yang tidak bisa hadir langsung karena sudah terjadwal agendanya, menginginkan agar Sumut lebih baik dan berjuang agar lebih bermartabat, berkepribadian, jeli, melalui mutu pendidikan. Terkhusus doa dari Ketum PKN Anas Urbaningrum, Doli Tanjung Ketua Komis II DPR RI, Akbar Tanjung/Fitri Tanjung, DR MS Kaban, DR Dahlan Iskan, beberapa tokoh nasional dan daerah yang tidak bisa disebutkan satu persatu.
Di samping itu juga, sebut Gandi, ada Raja Simanjuntak tokoh pemuda mengucapkan Selamat Tahun Baru 2024 kepada seluruh yang hadir dan yang mewakili element/lembaga.
Khusus kepada Ketua DPRD SU dari PDIP Baskami Ginting pendukung Ganjar dan RE Nainggolan tidak ragu mengucapkan Selamat dan titip doa melalui papan bunga dan Musa Rajekshah Ketua DPD Golkar Sumut pendukung Prabowo tidak ragu mengucapkan Selamat Tahun Baru.
“Tidak seperti yang lain, mereka tau saya awalnya pendukung Ganjar tapi pengagum Anies dan sekarang sudah bulat tekad mendukung dan memilih Anies/Amin. Atas tekad itu mereka-mereka yang merasa tokoh takut membuat ucapan selamat baik menghadiri maupun doa melalui papan bunga,” ujar Gandi.
Di bagian lain, Gandi juga minta agar syukuran itu jangan dinilai mengkultuskan seseorang.
Gandi menambahkan, akademisi Prof Himpun Panggabean juga turut mengucapkan Selamat Tahun Baru kepada seluruh masyarakat Sumut dan berterima kasih kepada Oegroseno, Rahudman Harahap, yang mewakili Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Sumut Letkol Sadikin Bintang, mewakili Agama Hindu, Islam, Budha, Katolik, Konghucu, Protestan yang tergabung dalam FKUB Sumut. Terkhusus kepada keluarga Drs Gandi Parapat yang beberapa tahun menggelar Syukuran Tahun Baru mempertemukan masyarakat yang bertikai dan saling maaf memaafkan.
Selain itu ada juga, Romein Manalu tokoh masyarakat Sumut dan keluarga, menyampaikan Selamat Tahun Baru dan juga pesan Sabam Manalu calon DPD RI No 19. Rajamin Sirait dan Tua Abel Sirait yang datang sekitar pukul 17.10 WIB membuat tercengang seluruh tamu yang silih berganti, yang bisa memaknai isi Alkitab luar kepala yang memberikan pencerahan.
“Sejak tahun 90-an saya sudah kenal pribadi Gandi Parapat tidak pernah mengeluh, mau menangis mendengar dan melihat penderitaan orang. Betul-betul saya tahu dia PNS setelah pensiun, kebodohan dia tidak mau memanfaatkan situasi jadi uang/rezeki seperti sangat akrab dengan Gubsu, Menhut MS Kaban, Menteri BUMN dia sangat sederhana,”
kenang Rajamin.
“Di tengah keterharuan pada pukul 18.00 WIB hadir Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik dengan rombongan, langsung mengucapkan Selamat Tahun Baru kepada seluruh lapisan masyarakat Sumut dan menceritakan hubungan kekerabatan dengannya, dan bagaimana saya ada di lingkungan masyarakat yang heterogen,” tutur Gandi.
Gandi menambahkan, tamu terakhir pukul 19.40 WIB DR Sakhyan Asmara Akademisi Dosen USU mantan pejabat negara yang didampingi Fadjri Akbar yang akrab dengan masyarakat sambil makan malam.
“Kami sangat berterima kasih kepada seluruh yang menghargai ketulusan kami dan kepada panitia Suandi Purba, juga kepada pers, semoga kita semua sehat-sehat. Saya harapkan kepada seluruh masyarakat Sumut tetap memelihara persaudaraan jangan karena Pileg/Pilpres terjadi gesekan. Dukungan saya Anies/Amin, dukungan istri saya dan anak Ganjar, anak masih kelas 3 SMA Prabowo. Saya tidak mau mempengaruhi mereka tapi saya membuat keputusan melalui doa dan suara hati,” tegas Gandi. (RIL)


