Sabtu, Juli 4, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Internasional

Kerap Konsumsi Junk Food, Bocah 2 SD Ini Alami Kebutaan

Oleh Redaksi 15
Jumat, 17 Januari 2025
Foto: Ilustrasi.

Ilustrasi.

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Bocah kelas 2 Sekolah Dasar (SD) mengalami kebutaan, efek dari kebiasaan makan junk food dan makanan olahan setiap hari. Usut punya usut, bocah itu sedari bayi sudah sering mengkonsumsi makanan tersebut.

Terkadang makanan cepat saji jadi pilihan lantaran cepat dan praktis. Selain itu, terdapat banyak pilihan, mulai dari burger, ayam krispi, kentang goreng, dan nugget.

Dunia Internasional: Kerap Konsumsi Junk Food, Bocah 2 SD Ini Alami Kebutaan

Iklan Indako SeputarSumut

Namun, makanan cepat saji bukanlah pilihan makanan yang menyehatkan. Sebab kandungan lemak jenuh dan kolesterol memberikan banyak efek samping.

Hal itu seperti yang dialami oleh bocah kelas 2 SD di Malaysia ini. Karena terlalu sering makan makanan cepat saji, bocah berusia 8 tahun ini mengalami kebutaan, lapor Weird Kaya (15/01/25).

Kondisi itu disadari bocah tersebut ketika sedang mengikuti pelajaran di kelas. Tiba-tiba bocah itu mengeluh kepada guru bahwa ia tidak bisa melihat sama sekali.

Berita Terkait

Delapan Biksu Buddha Tewas Ditabrak Truk Pikap yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun di Thailand

Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei

“Bu guru, kenapa saya tidak bisa melihat apa-apa?” ujar bocah tersebut yang diceritakan oleh gurunya. Kelas pun seketika menjadi hening dan khawatir.

Lalu, bocah itu segera dilarikan ke rumah sakit. Setelah beberapa jam dilakukan pemeriksaan, pihak keluarga harus menerima kabar buruk bahwa anaknya mengalami kebutaan total.

Dokter mengidentifikasi kebutaan yang dialami bocah tersebut lantaran kekurangan vitamin A. Sebenarnya kondisi itu bisa dicegah bila sang anak mendapat asupan nutrisi yang tepat.

Akar permasalahannya yang dialami bocah tersebut terletak pada pola makan. Pihak keluarga pun membenarkan jika anaknya memang sering makan makanan cepat saji sejak ia bayi.

Selain itu, bocah tersebut juga suka makan makanan olahan, seperti nugget, sosis, dan kue kering. Sang anak sama sekali jarang mengonsumsi sayuran dan buah-buahan karena tidak suka.

Kasus ini bukan pertama kalinya seseorang mengalami kebutaan karena terlalu banyak makan makanan cepat saji. Pada 2019 lalu, seorang remaja 17 tahun di Inggris mengalami kebutaan karena hobi makan keripik dan junk food.

Hal serupa terjadi di Amerika, remaja 17 tahun mengalami kelumpuhan karena terlalu sering makan nugget ayam. Alhasil, ia kekurangan nutrisi dan dinyatakan lumpuh. (detik)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Empat Rumah Warga di Pintu Bosi Tapanuli Utara Hangus Terbakar
  • Pertamina Patra Niaga Sumbagut Gelar Pelatihan Go Global Academy Bareng Universitas Riau Demi Dorong UMKM Tembus Pasar Internasional
  • Umat Buddha di Medan Tembung Rayakan Sejit Dewa Zhang Tien She dengan Khidmat
  • Antusiasme Libur Sekolah Tinggi, KAI Sumut Kembali Operasikan KA Sribilah Fakultatif Rute Medan-Rantauprapat
  • Sektor Jasa Keuangan Sumatera Utara Tetap Stabil dan Tumbuh Positif, Intermediasi Perbankan Berjalan Baik
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com