seputar-Medan | Pencapaian Indeks Ketimpangan Gender (IKG) pada tingkat Kabupaten/Kota di Sumatera Utara selama kurun waktu 2018-2022 mengindikasikan perkembangan ketimpangan gender yang semakin baik. Dari total 33 Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Sumatera Utara, 15 Kabupaten mengalami penurunan ketimpangan gender, 17 kabupaten mengalami peningkatan, dan 1 kabupaten tidak mengalami perubahan angka ketimpangan gender.
“Kota Tebing Tinggi mengalami penurunan ketimpangan gender paling tinggi yaitu sebesar 0,084 poin, terutama disebabkan oleh perbaikan dimensi kesehatan reproduksi dan dimensi pasar tenaga kerja. Persentase perempuan yang melahirkan hidup tidak di fasilitas kesehatan mengalami penurunan signifikan yaitu 1,9 persen pada 2021 menjadi 0,00 persen pada tahun 2022 atau turun 1,9 persen poin,”kata Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara (BPS Sumut), Nurul Hasanudin di Medan, Selasa (01/08/2023).
Info Medan: Ketimpangan Gender di Tebing Tinggi Semakin Membaik, Turun 0,084 Poin
Sementara Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) perempuan lanjut Hasanudin, mengalami peningkatan dari 53,69 persen pada tahun 2021 menjadi 65,72 persen tahun 2022. (naik 12,03 persen poin). Kenaikan tersebut jauh melampaui perubahan TPAK laki-laki yang mengalami kenaikan 8,04 persen poin.
Hasanudin menambahkan, ketimpangan gender di Sumatera Utara sejak tahun 2018 hingga 2022 secara konsisten menurun, kecuali pada tahun 2019. Sejak tahun 2018, IKG berkurang sebesar 0,023 poin, rata-rata turun 0,006 poin per tahun.
“Hal ini mengindikasikan ketimpangan gender yang semakin mengecil atau kesetaraan yang semakin membaik,”ungkap pria yang akrab disapa Pak Hasan ini.
Menurutnya, penurunan ketimpangan gender terbesar terjadi pada tahun 2021 yang turun 0,023 poin yang utamanya dipengaruhi oleh membaiknya ketimpangan dimensi kesehatan reproduksi. Proporsi perempuan melahirkan hidup tidak di fasilitas kesehatan menurun dari 18,30 persen pada tahun 2020 menjadi 14,20 persen pada tahun 2021.
Dikatakannya, ketiga dimensi pembentuk Indeks Ketimpangan Gender (IKG) secara konsisten mengalami perbaikan. Dimensi kesehatan reproduksi membaik, risiko perempuan dalam kesehatan reproduksi semakin menurun. Sementara, dimensi pemberdayaan dan dimensi pasar tenaga kerja semakin setara.(Siong)

