Kamis, Juli 2, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Internasional

Kim Jong Un Sebut Telah Kerahkan ‘Aset Khusus’ Jawab Peningkatan Kekuatan Militer AS

Oleh Redaksi 15
Minggu, 5 Oktober 2025
Foto: Pemimpin Korut Kim Jong-un.(Foto/Forbes)

Pemimpin Korut Kim Jong-un.(Foto/Forbes)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta, SeputarSumut – Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un membuat pernyataan tegas dengan mengklaim pihaknya telah mengerahkan ‘aset khusus’ untuk merespons peningkatan kekuatan militer Amerika Serikat (AS) di Korea Selatan. Pernyataan ini disampaikan Kim dalam pidatonya saat membuka pameran persenjataan di Pyongyang pada Sabtu (4/10), seperti dilaporkan oleh kantor berita resmi Korean Central News Agency (KCNA).

Kim Jong Un mengatakan peningkatan kekuatan militer AS di kawasan tersebut telah membuat Korea Utara memperketat kewaspadaan dan menyiapkan langkah tandingan. “Seiring meningkatnya persenjataan militer AS di wilayah Korea Selatan, kekhawatiran strategis kami terhadap kawasan ini juga bertambah. Karena itu, kami telah menugaskan aset khusus kami ke sejumlah target utama,” ujar Kim, tanpa memberikan penjelasan rinci mengenai apa yang dimaksud dengan ‘aset khusus’ tersebut.

Dunia Internasional: Kim Jong Un Sebut Telah Kerahkan ‘Aset Khusus’ Jawab Peningkatan Kekuatan Militer AS

Iklan Indako SeputarSumut

Secara terbuka, Kim menuding bahwa AS tengah mempercepat pembangunan aliansi nuklir dengan Korea Selatan. Menurutnya, aliansi ini menimbulkan kekhawatiran strategis yang serius bagi Pyongyang.

“Aliansi nuklir AS-Korea Selatan berkembang sangat cepat, dan mereka melakukan berbagai latihan untuk mengeksekusi skenario berbahaya,” kata Kim dalam pidatonya, melansir AFP. Ia menambahkan bahwa ia “mengamati dengan cermat” perkembangan militer di seberang perbatasan dan memperingatkan bahwa pihak lawan “akan khawatir ke arah mana lingkungan keamanan mereka akan bergerak.”

Konteks Hubungan AS-Korut dan Latihan Militer

Berita Terkait

Jalur Trem Jerman Meleleh Akibat Cuaca Panas Ekstrem Menembus 41 Derajat Celsius

Kemajuan Produksi Pesawat Tempur Siluman J-35 Tiongkok Diklaim Semakin Canggih

Sebagai konteks, AS saat ini menempatkan sekitar 28.500 tentara di Korea Selatan. Penempatan ini bertujuan untuk mengantisipasi ancaman militer dari Korea Utara, yang dikenal memiliki senjata nuklir. Pyongyang kerap mengecam latihan militer semacam itu — seperti yang baru-baru ini digelar oleh AS, Korea Selatan, dan Jepang pada September lalu — dan menyebutnya sebagai “persiapan invasi”. Sementara itu, Washington dan sekutunya bersikeras bahwa kegiatan tersebut bersifat defensif dan bertujuan menjaga stabilitas kawasan.

Pidato Kim kali ini disampaikan sebulan setelah ia menyatakan terbuka untuk berdialog dengan Amerika Serikat. Namun, dialog tersebut memiliki syarat mutlak: Korea Utara tidak diminta menyerahkan arsenal nuklirnya. Kim juga pernah mengaku memiliki “kenangan baik” dengan Presiden AS Donald Trump, yang pernah bertemu dengannya tiga kali selama masa jabatan pertama Trump.

Meskipun demikian, tuntutan Washington agar Korea Utara menghentikan program senjata nuklirnya selama bertahun-tahun telah menjadi titik perbedaan utama. Pembicaraan antara kedua negara sendiri terhenti sejak pertemuan terakhir di Hanoi pada tahun 2019, setelah gagal mencapai kesepakatan mengenai langkah-langkah denuklirisasi dan pencabutan sanksi.

Pyongyang sendiri telah berulang kali menegaskan tidak akan pernah melepaskan senjata nuklirnya. Bahkan, pada tahun 2022, Korea Utara secara resmi mendeklarasikan statusnya sebagai negara nuklir yang “tidak dapat diubah”.

Foto-foto yang dirilis KCNA memperlihatkan Kim Jong Un meninjau pameran senjata di dalam gedung bersama sejumlah jenderal Korea Utara. Dalam gambar itu terlihat beberapa jenis senjata, termasuk rudal, dipamerkan di sekitar area pameran.(*/cnni)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • BMKG Pastikan Potensi Gelombang Panas Ekstrem Eropa Sangat Kecil Terjadi di Indonesia
  • Inflasi Sumatera Utara Juni 2026 Tembus 4,79 Persen, Wilayah Ini Alami Lonjakan Tertinggi
  • Kebakaran Ruko Sembako di Batu Bara Tewaskan Pemilik Toko dan Lukai Dua Orang Usai Pertengkaran
  • Dibuka Wamendagri, Rico Waas Dorong Rakernas APEKSI Lahirkan Aksi Nyata bagi Daerah
  • Sinopsis Enola Holmes 3, Millie Bobby Brown Kembali Hadapi Misteri Penculikan Sherlock Holmes di Malta
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com