Sabtu, Juli 4, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Olahraga

Komputer Kuantum dan AI akan Hadirkan Robot Seperti Manusia

Oleh Redaksi 15
Jumat, 6 Desember 2024
Foto: Sebuah studi terbaru menyebut gabungan antara komputasi kuantum dengan AI akan segera menghasilkan robot yang memiliki kapabilitas setingkat manusia. 

Sebuah studi terbaru menyebut gabungan antara komputasi kuantum dengan AI akan segera menghasilkan robot yang memiliki kapabilitas setingkat manusia. 

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Sebuah studi terbaru menyebut gabungan antara komputasi kuantum dengan kecerdasan buatan (AI) akan segera menghasilkan robot yang memiliki kapabilitas setingkat manusia.

Dalam studi yang mengeksplorasi kemajuan terbaru komputasi generasi mendatang dan desain mekanik tersebut, para peneliti memperkirakan bidang baru bernama robotika kuantum akan muncul dan mengatasi keterbatasan teknologi robotika klasik.

Update Olahraga: Komputer Kuantum dan AI akan Hadirkan Robot Seperti Manusia

Iklan Indako SeputarSumut

“Komputasi kuantum dan kecerdasan buatan secara terpisah dianggap sebagai teknologi transformatif yang membentuk masa kini dan masa depan kita. Prospek penggabungan kedua paradigma ini menandakan kekuatan komputasi yang luar biasa dan kecerdasan tingkat manusia untuk teknologi yang dihasilkan,” tulis para peneliti dalam studi yang berjudul ‘Robotika kuantum: tinjauan terhadap tren yang sedang berkembang.”

“Salah satu bidang yang tampaknya sudah matang untuk mendapatkan hasil dari penggabungan ini adalah bidang robotika. Hal ini berpotensi mengarah pada realisasi robot canggih yang dikendalikan menggunakan sumber daya komputasi kuantum,” tambah mereka.

Konsep komputasi kuantum telah ada selama beberapa dekade, tetapi hanya dalam beberapa tahun terakhir ini dianggap serius untuk diterapkan pada mesin fungsional.

Berita Terkait

Argentina Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Taklukkan Tanjung Verde 3-2

Portugal Melaju ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Kroasia 2-1

Dengan memanfaatkan sifat-sifat khas fisika kuantum, komputer kuantum memiliki potensi untuk menjadi berkali-kali lipat lebih kuat daripada superkomputer tercanggih saat ini.

Komputer kuantum bekerja dengan cara mengganti bit tradisional, ‘satu’ dan ‘nol’ yang digunakan untuk menyimpan dan mentransfer data digital, dengan bit kuantum. Bit kuantum yang disebut qubit ini memanfaatkan fenomena kuantum yang dikenal dengan superposisi untuk hadir dalam dua kondisi sekaligus.

Ini berarti qubit dapat berfungsi sebagai ‘satu’ dan ‘nol’ secara bersamaan, sehingga setiap qubit yang ditambahkan akan menjadikannya lebih kuat secara eksponensial daripada komputer konvensional dengan jumlah bit yang setara.

Dikutip dari The Independent, masalah dengan robot saat ini adalah mereka menggunakan kerangka kerja komputasi biner untuk menavigasi tuntutan modern yang kompleks. Keterbatasan ini berpotensi diatasi dengan menggunakan algoritma kuantum dan proses kuantum dalam robot kuantum atau qubot.

Namun, para peneliti menyoroti masih adanya tantangan teknis yang signifikan dengan perangkat keras dan perangkat lunak sebelum robot kuantum dapat direalisasikan.

Lebih lanjut, sebagian besar perusahaan teknologi besar serta pemerintah di seluruh dunia, telah melakukan investasi yang signifikan dalam komputasi kuantum dan AI, meskipun tidak ada upaya berskala besar yang dilakukan untuk menggabungkan keduanya.

“Kami mencatat bahwa meskipun teknologi untuk mewujudkan qubot canggih masih tersebar dan pengetahuan untuk integrasinya ke dalam unit yang canggih cukup menantang, tinjauan kami telah menyoroti perkembangan terbaru di berbagai bidang yang bersama-sama akan menyatu ke dalam qubot mutakhir yang kami impikan,” kata studi tersebut.

“Pendewasaan secara bertahap dan minat baru dalam informasi kuantum dan teori kontrol kuantum menunjukkan bahwa realisasi qubot adalah masalah kapan, bukan jika,” lanjutnya. (CNN)

 

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • OJK Perkuat Ekosistem Aset Keuangan Digital dan Kripto Melalui Roadmap 2026-2031
  • IHSG Menguat 2,28 Persen Mengikuti Tren Bursa Asia pada Akhir Pekan
  • Status Gunung Anak Krakatau Naik ke Level III Siaga, Kapal di Selat Sunda Diminta Waspada
  • Rangkaian Prosesi Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Dimulai Hari Ini di Iran
  • Remaja 16 Tahun Tenggelam di Sungai Ular Serdang Bedagai Masih Dalam Pencarian
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com