Jumat, Juli 3, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Nasional

Korban Jiwa Longsor di Cirebon Diprediksi Meningkat

Oleh Redaksi 15
Sabtu, 31 Mei 2025
Foto: Petugas membawa jenazah korban longsor di lokasi tambang galian C, Gunung Kuda, Cirebon, Jawa Barat, Jumat (Ist)

Petugas membawa jenazah korban longsor di lokasi tambang galian C, Gunung Kuda, Cirebon, Jawa Barat, Jumat (Ist)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Korban jiwa akibat longsor di tambang batu alam di Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon diprediksi meningkat menjadi 25 orang.

Longsor terjadi pada hari Jumat (30/5) yang lalu. Sementara operasi pencarian dan penyelamatan yang dilaksanakan kemarin mencatat 14 korban sudah meninggal dan 11 orang lainnya masih dalam status hilang.

Lintas Nasional: Korban Jiwa Longsor di Cirebon Diprediksi Meningkat

Iklan Indako SeputarSumut

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kemudian memeriksa keadaan di lokasi penambangan tersebut. Ia menyatakan bahwa 11 korban yang hilang tersebut diperkirakan sudah tidak selamat.

“Ada sekitar 14 korban meninggal yang sudah ditemukan dan 11 korban diperkirakan meninggal dan belum ditemukan,” bebernya dalam unggahan di Instagram @dedimulyadi71, Sabtu (31/5).

Tidak ada keterangan resmi dari pihak SAR apakah 11 orang hilang itu dipastikan meninggal dunia atau tidak. Sejauh ini juga belum ada penegasan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cirebon atau stakeholder terkait yang bertanggung jawab di lapangan.

Berita Terkait

BMKG Pastikan Potensi Gelombang Panas Ekstrem Eropa Sangat Kecil Terjadi di Indonesia

Amanat dan Lima Pesan Penting Presiden Prabowo Subianto di Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-80

Jajaran Polda Jabar sebelumnya juga turut mencari 11 orang korban yang statusnya belum ditemukan tersebut. Nantinya, bakal dilanjutkan dengan proses identifikasi.

Di lain sisi, Dedi menegaskan dirinya siap bertanggung jawab atas biaya pendidikan anak-anak korban longsor Cirebon. Ia juga menegaskan kesanggupannya untuk menjadi ayah asuh.

“Saya juga sudah menengok salah satu korban, pedagang minuman. Seorang ibu, kemudian statusnya janda dan punya 4 orang anak. Dari 4 orang anak ini, 2 orang sudah menikah, 1 orang lagi persiapan untuk bekerja di Jepang, dan 1 orang masih status pelajar kelas 1 SMA,” tuturnya.

“Semoga peristiwa ini menjadi pembelajaran penting bagi kita bahwa siapa pun yang menjadi tuan harus mengelola usahanya dengan baik. Bertanggung jawab terhadap seluruh peristiwa yang terjadi,” tandas Dedi.

Longsor tambang di Cirebon telah ditetapkan sebagai peristiwa berstatus tanggap darurat bencana usai dikonsultasikan dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Status ini ditetapkan mengingat besarnya dampak terhadap kehidupan masyarakat sekitar.

Sementara itu, pihak kepolisian sudah menyelidiki bencana tersebut. Ada 6 saksi yang diperiksa polisi dalam penyelidikan ini.

Polisi menduga ada unsur kelalaian dalam kejadian tersebut. Pemilik tambang diduga tak mengikuti standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku serta tidak menggunakan alat pelindung diri yang sesuai dalam melakukan penggalian.(sg/cnni)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • OJK Sumut dan Pemkab Tapanuli Utara Jalin Kerja Sama Skema SEJAGAT Perkuat Ekosistem Jagung Rakyat
  • Hasil Piala Dunia 2026 Amerika Serikat vs Bosnia Bermain 10 Orang AS Menang 2-0 Lolos 16 Besar
  • Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei
  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.640.000 Per Gram, Segini Rincian Lengkapnya
  • BMKG Pastikan Potensi Gelombang Panas Ekstrem Eropa Sangat Kecil Terjadi di Indonesia
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com