Jakarta, SeputarSumut – Dampak buruk bencana banjir dan longsor di tiga provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat telah menyebabkan total korban jiwa mencapai 72 orang, menurut catatan resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Fokus pencarian utama berada di Sumatra Utara, di mana total 57 orang dilaporkan tewas. Selain itu, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengonfirmasi bahwa 41 orang lainnya masih dalam pencarian di wilayah ini.
Lintas Nasional: Laporan BNPB: Korban Jiwa Bencana Tiga Provinsi Capai 72 Orang
Korban jiwa terbanyak di Sumatra Utara terkonsentrasi di beberapa kabupaten. Abdul Muhari merinci kepada wartawan pada Jumat (28/11) bahwa rinciannya adalah: 34 orang meninggal dunia di Tapanuli Tengah, 13 orang di Tapanuli Selatan, 5 orang di Tapanuli Utara, 4 orang di Humbang Hasundutan, dan 1 orang di Pakpak.
Sementara itu, BNPB juga mencatat adanya korban jiwa di Sumatra Barat. Berdasarkan data yang diterima dari Wakil Gubernur Sumbar pada Kamis (27/11) sore, dilaporkan bahwa lima orang meninggal di Kabupaten Padang Pariaman dan empat orang meninggal di Kota Padang.
Di Provinsi Aceh, bencana banjir dan longsor telah menelan total enam korban jiwa meninggal dunia. Abdul Muhari menambahkan bahwa korban di Aceh tercatat di dua kabupaten, yaitu Bener Meriah dan Gayo Luwes, serta 11 korban lainnya masih dinyatakan hilang.
Berikut adalah rincian jumlah korban jiwa dan hilang berdasarkan data kompilasi BNPB di tiga provinsi:
Sumatra Utara
- Meninggal: 57 orang
- Hilang: 41 orang
Aceh
- Meninggal: 6 orang
- Hilang: 11 orang
Sumatra Barat
- Meninggal: 9 orang.(*/cnni)


