Jakarta, SeputarSumut – Air rebusan jahe telah lama menjadi minuman sehari-hari masyarakat karena khasiatnya. Selain sebagai bumbu masakan, jahe telah dikenal luas sebagai tanaman herbal untuk pengobatan tradisional. Misalnya, jahe kerap dimanfaatkan untuk meredakan berbagai penyakit, seperti flu dan batuk.
Food and Drug Administration (FDA) bahkan menilai jahe aman untuk dikonsumsi. Oleh karena itu, jahe sering dijadikan sebagai suplemen alami untuk menjaga kesehatan tubuh.
Pernik Ragam: Manfaat dan Batasan Minum Air Jahe Harian
Namun, meskipun aman, ada batasan konsumsi jahe yang penting untuk diperhatikan. FDA menyatakan bahwa batas aman konsumsi harian jahe segar adalah hingga 4 gram (g).
Dosis sekitar 1.000 miligram (mg) per hari juga disarankan oleh beberapa hasil penelitian. Jumlah ini setara dengan satu sendok teh jahe segar yang telah diparut.
Manfaat Rutin Minum Air Rebusan Jahe Setiap Hari
Apakah Anda sering menjadikan air jahe sebagai minuman di pagi hari? Jika ya, kemungkinan besar Anda dapat memperoleh berbagai manfaat kesehatan berikut ini.
1. Kontrol Gula Darah dan Berat Badan
Jahe memiliki potensi untuk membantu proses pembakaran lemak dan mengendalikan nafsu makan. Inilah sebabnya air rebusan jahe sering dipilih sebagai bagian dari program diet.
Selain itu, beberapa riset juga menemukan manfaat jahe dalam meningkatkan kontrol gula darah, khususnya pada pasien diabetes tipe-2.
2. Pengendalian Tekanan Darah
Kesehatan sistem kardiovaskular dapat dijaga dengan rutin minum air rebusan jahe setiap hari. Konsumsi jahe secara teratur bisa membantu mengendalikan tekanan darah dan mengurangi kolesterol. Selain itu, jahe juga berpotensi mengurangi risiko penggumpalan darah. Kesemua faktor tersebut merupakan faktor risiko penting untuk penyakit kardiovaskular, seperti stroke dan penyakit jantung.
3. Meredakan Peradangan dan Nyeri
Kram menstruasi dan berbagai jenis nyeri lainnya dapat diredakan berkat senyawa shogaol dan gingerol yang terkandung dalam jahe. Kedua senyawa ini dikenal efektif untuk menekan peradangan dalam tubuh.
4. Potensi Sifat Antikanker
Jahe juga menunjukkan potensi memiliki sifat antikanker berdasarkan penelitian awal yang telah dilakukan. Meskipun demikian, diperlukan adanya penelitian lanjutan pada manusia untuk memastikan khasiat ini.
5. Mendukung Kesehatan Otak
Dua faktor utama dalam penyakit degeneratif seperti Alzheimer, yaitu peradangan dan stres oksidatif, dapat dilawan oleh sifat antioksidan jahe. Dengan begitu, jahe dapat turut mendukung kesehatan otak.
Efek Samping Konsumsi Air Rebusan Jahe
Pada beberapa orang, mengonsumsi jahe dapat menimbulkan efek samping ringan. Efek samping tersebut bisa berupa mulas, kembung, mual, atau diare.
Bagi penderita gastroesophageal reflux disease (GERD), jahe terkadang dapat menyebabkan rasa tidak nyaman.
Sifat jahe yang perlu diperhatikan adalah kemampuannya sebagai pengencer darah dan penurun tekanan darah. Oleh karena itu, orang yang sedang mengonsumsi obat tekanan darah atau obat pengencer darah disarankan untuk membatasi asupan air jahe.
Itulah beragam manfaat dan batasan konsumsi air rebusan jahe setiap hari. Apabila Anda merasa ragu untuk mengonsumsi air rebusan jahe secara rutin, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter. Hal ini penting agar dosis yang Anda konsumsi tepat dan terhindar dari efek samping yang tidak diinginkan.(*/cnni)


